SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Â Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bojonegoro Institute (BI) minta kepada Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Suyoto, serius menangani terkait rencana pembangunan kilang mini oleh BUMD PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS).
“Strategi dan perencanaan harus benar-benar matang,” kata Direktur BI, AW Syaiful Huda, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (27/9/2017).
Pihaknya berharap, rencana kerja PT BBS tidak mengalami kegagalan seperti pengelolaan Gas Flare Sukowati. Terlebih, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, menolak memberikan minyak mentah karena PT BBS menggunakan sistem Join Operation (JO) dengan mitranya PT Tierra.
Bagaimanapun juga, lanjut AW, pengelolaan minyak mentah melalui Kilang Mini jika berhasil akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bojonegoro.Â
“Tapi jika gagal, selain tidak menghasilkan pundi-pundi PAD, justru uang rakyat terbuang sia-sia,” pungkasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Direktur Operasional PT BBS, Tonny Ade Irawan, belum memberikan tanggapannya terkait hal tersebut. Pesan pendek yang dilayangkan belum dibalas.(rien)