620 Personel Siaga Amankan Haul Sunan Bonang

haul sunan bonang

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Menjelang puncak Haul Sunan Bonang ke-508 tahun 1439 H/2017 Masehi pada hari Kamis (5/10) malam besok. Sebanyak 620 personel gabungan telah siaga mengamankan acara tersebut. Petugas juga mulai mendirikan lima pos aduan, untuk merespon cepat laporan kehilangan barang atau anak dan lain sebagainya.

“Ada 360 Polri dan 260 personel Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dikerahkan,” ujar Kabag Ops Polres Tuban, Kompol Dody, kepada suarabanyuurip.com, Rabu (4/10/2017).

Petugas gabungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan pemadam kebakaran disebar di beberapa titik rawan tindakan kriminal dan macet. Semuanya serentak akan siaga mulai hari Kamis pagi hingga malam.

KasatSabhara Polres Tuban, AKP Eko Adi Wibowo, juga menghimbau kepada Pedagang Kaki Lima (PKL), dan Juru Parkir (Jukir) untuk tertib dan menempati lokasi sesuai kesepakatan.

“Jika sampai melanggar seketika itu akan kami angkut,” tegasnya.

Beberapa titik rawan kemacetan juga diantisipasi Kasatlantas Polres Tuban, AKP Eko Iskandar. Titik tersebut mulai Jalan Panglima Sudirman, Jalan RM Suryo, Jalan Veteran, Basuki Rahmat, Jalan Brawijaya, dan Jalan Pemuda.

Baca Juga :   Pengajuan Surat Tidak Pernah Dipidana di PN Bojonegoro Capai 2.925 Permintaan

“Kami sudah menyiapkan pengalihan arus khususnya dari Jalan Pahlawan ke Jalan Patimura atau ke Jalan WR Supratman,” terangnya.

Penertiban PKL yang bandel juga bakal dilakukan oleh Kepala Satpol PP Tuban, Heri Muharwanto. Dia telah menyiagakan 150 personelnya dalam empat hari. “Satpol PP juga membuka tiga posko aduan di depan kantor Pemkab, Masjid Agung, dan klenteng,” tukasnya.

Pantauan di lokasi, H-2 sebelaum puncak haul pedagang dari luar daerah sudah mulai bergerilya memasang lapak di sekitar makam Sunan Bonang. Mereka rela tidur di bawah tenda jualannya untuk mengais rejeki.

“Setiap tahun kesini karena untungnya lumayan,” terang pedagang asal Rembang, Jawa Tengah, Imam saat ditemui di lapaknya.

Segendang seirama disampaikan pedagang asal Kabupaten Bojonegoro, Indah. Apabila tidak datang lebih awal, dipastikan tidak kebagian tempat lapak. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *