SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Kondisi jalan di sekitar Lapangan Blok Gundih, Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, rusak parah. Padahal jalan tersbut merupakan poros kecamatan yang menghubungkan Desa Temulus, Kecamatan Randublatung. Akibat kerusakan itu petani di desa setempat sulit mengangkut hasil pertaniannya. Â
Aris (45), pemilik warung di sepanjang jalan tersebut mengatakan kerusakan jalan sudah terjadi cukup lama. Namun, dirinya tidak bisa menyebutkan secara pasti berapa lama kerusakan itu terjadi.
“Selama ini hanya diberi urugan saja. Tapi ya seperti itu, tidak bisa baik,” terangnya kepada suarabanyuurip.com, Selasa (10/10/2017).
Tidak mengherankan saat hujan datang banyak kubangan air di sepanjang jalan. Permukaan jalan yang tidak rata semakin menyusahkan masyarakat. Terutama saat musim panen kendaraan pengangkut hasil pertanian harus ekstra hati-hati.
“Kira-kira terakhir dibangun pada tahun 1999,” tambah Suparno, warga setempat saat berbincang dengan suarabanyuurip.com.
Menurut dia, jalan tersebut hanya sekali dibangun saat ada pekerjaan Proyek Pengembagan Gas Jawa (PPGJ) oleh Pertamina EP Asset 4 Field Cepu.
“Dibangun hanya saat ada pekerjaan saja,†terangnya.
Jalan tersebut merupakan akses menuju tapak Sumur Gas KDL 01 yang ada di Desa Temulus Kecamatan Randublatung. Selama ini, warga dengan sabar melintasi jalan dengan penuh kubangan air dan lumpur.
Pihaknya berharap pemerintah bisa segera memberikan perhatian dengan membangun akses warga itu.
“Supaya arus transportasi warga bisa lancar,†ungkapnya.
Sementara, Kepala Desa Sumber, Zaky Bachroni membenarkan jika jalan dari Dukuh Tambak, Desa Sumber, sampai Desa Temulus sepanjang 3,5 km tersebut rusak sudah cukup lama. Dirinya juga belum bisa menjelaskan secara persis sudah berapa lama kerusakan itu terjadi. (ams)