SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Meski hujan sudah beberapa kali mengguyur wilayah Bojonegoro, Jawa Timur, namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat masih melakukan pendistribusian air bersih untuk mengatasi kekeringan.
Dropping (pengiriman) air bersih dilakukan BPB di sejumlah desa seperti  Desa Malingmati, dan Gamongan, Kecamatan Tambakrejo, Desa Kasiman, Kecamatan Kasiman dan Desa Donan, Kecamatan Purwosari.
Pelaksana Tugas (Plt) BPBD Bojonegoro, Andik Sudjarwo mengatakan, pendistribusian air bersih masih terus dilakukan karena hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir belum mampu mengisi sumur milik warga.
“Setiap hari mengirim sebanyak 6.000 liter per tangki,” ujarnya kepada suarabanyuurip.com, Jumat (13/10/2017).
Pendistribusian air bersih akan terus dilakukan selama warga mengalami kekeringan. Karena masih ada 8.656 kepala keluarga (KK) yang tersebar di 26 desa di sejumlah kecamatan  yang mengalami krisis air bersih. Di antaranya Kecamatan Ngraho, Kepohbaru, Tambakrejo, Sugihwaras, Sukosewu, Purwosari, Sumberrejo, Temayang, Ngambon dan Kasiman yang mengajukan air bersih.
“Akan kita kirim jika memang ada permintaan,” tukasnya.(rien)