Hilang di SD, Arifin Tak Tinggalkan Jejak

Arifin hilang

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Menghilangnya M. Arifin, bocah kelas 1 Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tanggulangin, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada hari Senin (16/10) lalu membuat gempar semua pihak. Baik teman sebaya, guru, maupun orang tuanya tak menemukan jejak bocah berusia enam tahun tersebut.

“Berangkatnya saya antar setelah masuk ke sekolah kemudian saya tinggal pulang,” ujar Ibunda Arifin, Waniti (45), kepada suarabanyuurip.com, Kamis (19/10/2017).

Setelah mengantarkan ke sekolah, Waniti kemudian menyusul suaminya ke ladang yang tak jauh dari rumahnya. Kedua orang tuanya baru tahu kalau Arifin hilang, setelah mereka pulang dari bercocok tanam di ladang sekitar pukul 16.00 WIB.

Selama ini anaknya biasa langsung pulang sekolah sendiri, dan kadang menyusul ke ladang. Dia sangat kaget waktu datang, dan anaknya tidak ada di rumah.

Mengetahui anaknya hilang, Samijo bersama Waniti yang merupakan orang tua Arifin langsung kebingungan mencari. Satu per satu teman sekolah dari Arifin di datangi dan berkeliling ke rumah-rumah warga, namun masih juga anaknya tidak ditemukan.

Baca Juga :   54 Desa di Bojonegoro Menunggak Pajak Miliaran Rupiah

“Warga juga ikut mencari tapi sampai saat ini juga belum ketemu,” ungkap ayah Arifin, Samijo (57).

Kapolsek Montong, AKP Nursento, sudah melakukan pencarian terhadap Arifin tapi belum ditemukan. Diharapkan semua pihak ikut membantu, supaya bocah enam tahun itu bisa kembali sekolah.

“Pencarian hasilnya masih nihil,” pungkasnya. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *