Kontrak EPC GPF JTB Belum Ditanda Tangani

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Pertamina EP Cepu (PEPC) menyampaikan jika kontrak pelaksanaan pekerjaan untuk fasilitas pemrosesan gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (J-TB) dengan Konsorsium PT Rekayasa Industri – PT Japan Gas Corporation (Rekind – JGC) belum ditandatangani karena masih menunggu penyelesaian alih kelola bisnis to bisnis dengan partner.

Saat ini, PEPC dan EMCL tengah memproses alih hak kelola di JTB. Awalnya, hak kelola PEPC dan EMCL sebesar 41,4%  di  Jambaran-Tiung Biru. Sisanya dipegang oleh PT Pertamina EP sebesar 8% dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) 9,2%.

Setelah itu selesai, maka PEPC akan menjadi pengelola penuh J-TB. Sementara porsi hak kelola Pertamina melalui anak usahanya di Jambaran Tiung Biru berubah menjadi 90%. Sisanya sebanyak 10% dimiliki kepada pemerintah daerah.

Namun demikian, anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu menargetkan pelaksanaan pekerjaan fasilitas pemrosesan gas (EPC GPF). Hal ini seperti yang disampaikan Direktur Utama PEPC, Adriansyah dalam Courtesy Visit di Kantor Pemkab Bojonegoro pada Selasa (17/10/2017).

Baca Juga :   Pertamina Hulu Rokan dan TNI AD Olah 100 Hektar Tanaman Pangan

“Karena itu kami mohon doa masyarakat Bojonegoro agar proyek ini dapat dimulai Desember 2017 mendatang, akan dilakukan secepatnya,” kata Public and Government Affair Manager PEPC, Kunadi, kepada www.suarabanyuurip.com, Sabtu (21/10/2017).

Pada saat EPC GPF akan dimulai PEPC bersama pelaksana pekerjaan Konsorsium Rekind-JGC  akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melaksanakan sosialisasi.

“Pasti itu akan kita lakukan,” tegas Kunadi.

Sementara itu, Juru Bicara dan Humas EMCL, Rexy Mawardijaya menyampaikan, EMCL dan PEPC telah mencapai kesepakatan dan sedang dalam proses administratif untuk penyelesaian alih kelola hak J-TB.

 “Intinya masih proses, kita ikuti saja tahapannya,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *