SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja, menyatakan, meskipun harga minyak mengalami penurunan 50 persen menjadi 50 USD per barel, hal itu tidak berpengaruh terhadap ketersediaan lapangan kerja migas di Indonesia.
“Indonesia akan terus menggenjot produksi migas dengan terus meningkatkan eksplorasi kandungan migas. Saat ini baru 30 persen wilayah saja yang tereksplorasi, sisanya masih ada 70 persen yang harus kita garap. Inilah nanti yang akan menjadi lahan pekerjaan untuk para mahasiswa jika lulus,†kata IGN Wiratmaja Puja, saat memberikan orasi dihadapan mahasiswa STEM Akamigas Cepu, dalam rangka Dies Natalis STEM Akamigas Cepu ke 51, Selasa (24/10/2017) kemarin.
Sebagai bentuk dukungan pengembangan pendidikan migas, dia mengatakan bahwa Menteri ESDM sudah menyetujui rencana pembangunan kilang mini di Cepu, Kabupaten Blora. Selain itu, fasilitas kesehatan berupa Rumah Sakit Migas yang ada di Cepu juga akan direvitalisasi, begitu juga dengan perluasan lapangan golf untuk olahraga.
Yang tidak kalah penting, lanjut dia, untuk meningkatkan kemudahan akses transportasi menuju Cepu, Blora pihaknya dengan dukungan Menteri ESDM akan terus mendorong percepatan reaktivasi lapangan udara (bandara) Ngloram.
Sementara Bupati Blora, Djoko Nugroho, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa STEM AKAMIGAS Cepu yang merupakan salah satu ikon Blora juga diharapkan mampu mengembangkan diri dan meningkatkan kualitas, sehingga para mahasiswa-mahasiswi yang lulus dapat melanjutkan pengabdiannya bagi Indonesia di bidang migas.
Keberadaan STEM AKAMIGAS diharapkan mampu memenuhi kebutuhan tenaga kerja industri migas. Blora sebagai salah satu daerah penghasil migas menjadi sasaran pengembangan sumber daya manusia bidang migas.(ams)