SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menegaskan, limbah minyak mentah yang dihasilkan dari penambangan secara tradisional sumur tua belum mencemari Sungai Bengawan Solo.
“Kami belum melihat adanya pencemaran lingkungan di Sungai Bengawan Solo dari sumur tua,” kata Kepala DLH, Nurul Azizah, kepada Suarabanyuurip.com.
Saat ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pertamina EP Asset IV dan BUMD PT Bojonegoro Bangun Sarana agar segera membangun Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) yang sesuai standart agar tidak mengalir di anak sungai ataupun sungai Bengawan Solo.
“Kita juga minta agar ada upaya pencegahan limbah tersebut mencemari air tanah yang dimanfaatkan warga sekitar,” tandasnya.
Direktur Operasional PT BBS, Tonny Ade Irawan, menegaskan, segera membangun IPAL di sekitar sumur yang sudah berproduksi sesuai prosedur dengan menggandeng pihak berkompeten.
“Kita akan bangun IPAL yang tentunya sesuai prosedur,” pungkasnya.(rien)Â