SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban - Bupati Tuban, Jawa Timur, Fathul Huda menyampaikan empat masalah yang masih dihadapi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayahnya yaitu kemasan, promosi, tempat dagang, dan permodalan.
“Persoalan ini harus segera ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait,† tegas Bupati Fathul Huda, kepada suarabanyuurip.com saat meninjau Pameran Dagang dan Pembangunan 2017 di GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban, Kamis (16/11/2017).
Masalah kemasan, misalnya, harus ada bimbingan secara intensif. Begitupun dengan promosi, harus dilakukan secara terus menerus salah satunya melalui media sosial.
Terkait permodalan, pemkab akan bekerjasama dengan perbankan untuk penyediaan modal dengan bunga rendah.
“Ini sangat membantu pelaku UMKM saat mengajukan pinjaman dengan bungan rendah.†jelasnya.
Pameran dagang tersebut melibatkan 145 stand. Terdiri dari 16 stand OPD, 6 BUMN dan BUMD, dua properti, 7 otomotif, 101 UMKM, 24 stand dari dunia pendidikan. Ditambah empat stand perwakilan kabupaten tetangga, yaitu Rembang, Blora Jawa Tengah, dan Bojonegoro, Lamongan Jawa Timur.
Salah satu pelaku usaha asal Kecamatan Jenu, Arifin, membenarkan empat problem yang disampaikan Bupati Tuban. Selama ini dia terus memutar otak, mencari pinjaman modal dengan rendah supaya usahanya tetap jalan.
“Semoga segera ada gayung bersambut dari OPD untuk membantu kami,†pungkasnya.(aim)