Enam Bulan Dibangun, Pagar SMAN Kerek Ambruk

pagar SMAN Kerek ambruk

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Baru enam bulan dibangun, pagar tembok SMAN Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, sepanjang 25 meter mendadak ambruk ke Utara. Diduga penggarapnya tidak membuat konstruksi sesuai Rencana Anggaran Biaya Pembangunan (RAP).

“Ambruknya pada pukul 12:15 WIB tadi,” ujar Waka Kurikulum SMAN Kerek, Sugiharto, kepada suarabanyuurip.com, saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (4/12/2017).

Sugik sapaan karibnya menduga, Siklon Tropis Dahlia beberapa waktu lalu yang menyebabkan hujan dan angin kencang juga memicu robohnya pagar di tepi ladang jagung. Air dari dataran yang lebih tinggi, perlahan menggerus konstruksi tembok.

Kejadian pagar ambruk diakuinya sudah kedua kalinya. Sebelumnya tembok di bagian barat juga pernah ambruk. Hal ini karena secara geografis, sisi Utara SMAN Kerek rawan longsor.

“Sebelum ambruk kami sudah pasang banner peringatan,” imbuhnya.

Tak disangka, ambruknya pagar lebih cepat dari prakiraan. Beruntung sudah tidak ada motor siswa yang parkir, sehingga kerugian pun tidak banyak.

Sebenarnya pihak sekolah berencana merobohkan tembok, tapi alam memiliki kehendak lain. Untuk biaya perbaikannya akan diambilkan dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Baca Juga :   Ditengarai ADD Trojalu Diselewengkan

“Kalau menggunakan dana komite harus nunggu Tahun Ajaran (TA) baru,” jelasnya.

Informasi yang dihimpun di lapangan, sebenarnya RAP pagar tembok SMAN Kerek hanya leter L. Pada praktiknya pemborongnya justru membangun lebih panjang dari rencana.

Pondasi pagar juga hanya menggumakan besi empat, padahal standarnya enam supit. Selain itu, sambungan besi juga tidak sesuai aturan. Besi hanya diikat dengan kawat, tanpa ada pengait.(Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *