SuaraBanyuurip.com -Â Samian Sasongko
Bojonegoro – Kontraktor pelaksana proyek sipil Unitisasi Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru (J-TB), PT Pembangunan Perumahan (PP) melakukan pemantauan aktivitas dump truck pengirim material berupa tanah urug sepanjang jalan utama masuk lokasi J-TB.
Mulai perempatan Clangap, Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu sampai Desa Gayam, Kecamatan Gayam hingga lokasi proyek J-TB di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur.
Pemantauan tersebut dilakukan karena masih adanya keluhan warga tentang driver dump truck berjalan iring iringan yang jaraknya dekat, dan melajukan kendaraan kecang. Padahal sudah diberikan peringatan sejak awal pengiriman tanah urug dimulai.
“Teguran keras sudah dilakukan melalui main kontraktornya yaitu PT Karya Lima Utama (KLU) untuk menegur sub kontraktornya agar mematuhi aturan yang sudah ditentukan,” kata humas PP, Edi Purwanto, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (5/12/2017).
Endik sapaan akrapnya, mengungkapkan, pemantauan akan terus dilakukan oleh security. Bahkan juga menugaskan tim kusus yang tidak berseragam proyek untuk memantaunya disepanjang jalan utama tersebut.
“Tim kusus itu alatnya juga lengkap. Jadi jika ada dump truck iring iringan dekat atau ugal maka akan ketahuan,” ucapnya.
Diharapkan agar semua driver dump truck yang terlibat dalam pengiriman tanah urug proyek J-TB mematuhi aturan yang telah ditentukan perusahaan.
“Kalau masih bandel jangan salahkan perusahaan jika memberi sangsi tegas,” pungkasnya.(sam)