SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Jalan poros Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengalami kerusakan cukup parah. Padahal, baru satu tahun selesai dibangun.
Beberapa titik pada ruas jalan berlubang dan aspal mengelupas. Sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintasinya. Seperti pada jalan dari arah Desa Kamolan ke Kecamatan Banjarejo. Kemudian, jalan yang melintasai Desa Sendangwungu, Desa Sumberagung, Desa Mojowetan hingga sebelum SMPN 1 Banjarejo.
Seorang warga Banjarejo, Prasetyo mengatakan, jalan yang rusak tersebut baru dibangun setahun ini. Namun, jalan yang menjadi akses utama warga ini telah mengalami kerusakan.
“Bertambah parah saat hujan mulai turun,†tuturnya.
Warga lain, Astro Lasiman mengatakan, lantaran jalan rusak dan berlubang, menimbulkan genangan air saat turun hujan. Pngguna jalan harus berhati-hati saat melintasinya. Karena sangat berbahaya bisa membuat terpleset dan jatuh.
Mengetahui kondisi jalan tersebut, warga terpaksa mengurug jalan dengan tanah grosok. “Ada juga yang membuat aliran dari jalan yang berlubang agar airnya bisa mengalir keluar jalan,†ujarnya.
Akibat kerusakan jalan tersebut sering memakan korban jatuh. Sempat terjadi kecelakaan sepeda motor terutama anak-anak karena tidak mengetahui kondisi jalan yang nekat mengendarai dengan kecepatan tinggi.
“Saya berharap pemerintah segera memperhatikan untuk perbaikannya,” imbuhnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora, Samgautama Karnajaya mengatakan, untuk dijalan Banjarejo, yang berada di Desa Kamolan menuju pusat kota direncanakan pembagunannya pada tahun 2018 mendatang.
Namun dia berharap untuk pembangunan ini nantinya bisa mendapatkan bantuan.
“Kami juga berharap bantuan dari Provinsi Jawa Tengah,†tandasnya.(ams)