Proyek Pertagas Tak Ganggu Perjalanan Kereta Api

Humas PT KAI Daop 4 Semarang Edy Kuswoyo

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Berjalannya proyek penanaman pipa proyek pipanisasi gas dari  Gresik, Jawa Timur, ke Semarang, Jawa Tengah, dipastikan tidak mengganggu perjalan kereta api.

Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang, Edy Kuswoyo, menjelaskan, beberapa titik crossing pipa di wilayah Daop 4 Semarang tidak mengganggu lalu lintas Kereta Api (KA).

“Untuk jumlah titiknya saya perlu tanya ke bagian asset,” ujar Edy, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (14/12/2017).

Menurutnya, izin crossing dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) dipastikan sudah keluar, karena proyek sampai saat ini terus berjalan. “Kalau belum dapat izin nggak mungkinlah proyek bisa berjalan,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Pertamina Gas (Pertagas) Pipa sepanjang 267 Kilometer (km)  diameter 28 Inchi ditanam dalam tanah sebagai jalur pendistribusian gas Gresik – Semarang (Gresem), untuk keperluan Pembangkit Listrik Negara (PLN).

Anis Maftukhin, Humas Pertagas Proyek Gresem menjelaskan, Penanaman pipa wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, itu berada bersebelahan dengan  rel Kereta Api dengan jarak 6 meter dari rel. Selain menggunakan lahan KAI, penaman pipa juga menggunakan lahan warga.

Baca Juga :   Kontraktor Migas Diminta Tuntaskan Perijinan

Dalam proyek tersebut, menurut dia, pipa sepanjang Gresik – Semarang memanfaatkan 30 persen lahan KAI dan 70 persen memanfaatkan lahan warga serta Instansi.(ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *