SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Setelah dari Tuban, Komisi VII DPR RI yang bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup menuju ke Bojonegoro, memberikan bantuan 40 kendaraan roda tiga kepada masyarakat di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, untuk mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Wakil Ketua Komisi VII, Satya Widya Yudha, mengatakan, bantuan tersebut merupakan program dari Pemerintah untuk mengurangi emisi karbon dengan cara mengelola sampah yang benar.
“Indonesia itu harus mengurangi emisi karbon hingga 29 persen pada 2030,” ujarnya kepada awak media, Sabtu (16/12/2017).
Salah satu cara mengurangi emisi karbon adalah dengan mengelola sampah menjadi energi alternatif seperti biogas, pupuk, dan bahan bermanfaat lainnya.
“Jadi sampah tidak hanya tertimbun dan menimbulkan racun dan penyakit,” tandas politisi senayan dari Partai Golkar ini.
Sehingga perlu memberikan pendidikan kepada masyarakat untuk memisahkan jenis sampah baik organik maupun non organik. Bagaimana mengelola dan menempatkan ditempat yang benar.
“Namun, karena di Bojonegoro ini hanya ada satu TPA, perlu adanya transportasi yang menghubungkan dari satu titik ke titik lain,” tukasnya.
Selain itu, Komisi VII juga bekerjasama dengan Kementerian Riset dan Tekhnologi mempunyai program inovasi dan tekhnologi. Untuk aspek tekhnologi tepat guna, yang diberikan kepada masyarakat Bojonegoro adalah berupa tanaman.
“Kami memberikan bantuan benih Kelapa Kopyor bagi 50 warga yang tersebar di seluruh Kecamatan di Bojonegoro,” ucapnya.
Ada beberapa keunggulan dari Kelapa Kopyor ini, salah satunya adalah produktivitas tanaman tersebut.
“Harga buah kelapa ini sepuluh kali lipat lebih mahal dibandingkan kelapa biasa,” pungkasnya.
Untuk diketahui, dalam pemberian bantuan tersebut dilakukan secara simbolis di Balai Desa Plesungan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro. Acara tersebut dihadiri oleh beberapa Kepala Desa dan warga penerima manfaat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Ketua DPRD Bojonegoro.(rien)