SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Sebuah truk bernopol K-1935-EF diduga muatan kayu ilegal terguling di sekitar wilayah pemboran Lapangan Migas Tapen tepatnya di Jalan Raya Banyuurip-Senori, Kecamatan Senori, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (23/12/2017). Salah satu dari dua pejalan kaki yang tertabrak langsung tewas.
“Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 06:00 WIB,” ujar Kanit Laka Satlantas Polres Tuban, IPTU Nungki Sambodo, melalui pesan yang diterima suarabanyuurip.com, Sabtu (23/12/2017).
Pengemudi truk pengangkut kayu jati tanpa dokumen (Ilegal) itu, diduga tidak mampu mengendalikan laju kendaraan. Bertepatan pula kondisi jalan menurun dan menikung.
Dua orang pejalan kaki yang menjadi korban, bernama Saiful (30) warga Dusun Mundri, Desa Sidodi, Bangilan. Korban mengalami luka-luka dan dirawat di Puskesmas Senori.
Sedangkan korban lain Mustikah (62) warga Dusun Jangur, Desa Banyuurip, Senori, meninggal dunia di lokasi. Sementara pengemudi truk tanpa identitas, kondisinya luka pada kepala (cidera otak sedang).
Sebagaimana diketahui, truk tersebut membawa 14 batang kayu jati diduga hasil curian. Kendaraan yang dikemudikan sopir tanpa identitas, itu sebelumnya melaju dari arah Selatan (Banyuurip) ke Utara (Senori).
“Saat tiba di lokasi pengemudi kehilangan kendali kemudian mengalami kecelakaan,” pungkasnya.(Aim)