SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Rencana pemboran Sumur NKT-01 TW di Desa Bajo, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, terpaksa dihentikan sementara oleh Pertamina EP Aset 4 Field Cepu.
Gara-garanya warga setempat menolak lahannya dibebaskan untuk pembangunan pipa pendistribusian gas menuju Central Pocessing Plant (CPP) Gundih di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan.Â
“Memang ada sedikit penolakan dari beberapa warga Desa Tanjung. Saat ini kami sedang upayakan langkah lainnya,” ujar Government and Public Relations Asistant Manager Pertamina EP Asset IV, Pandji Galih Anoraga kepada suarabanyuurip.com, Senin (8/1/2018) kemarin.Â
Meski mendapat penolakan warga, pihaknya tetap menargetkan pembebasan lahan dapat dilakukan secepatnya.Â
“Scepatnya. Harapannya sudah tuntas. Biar masuk ke tahapan pekerjaan selanjutnya,” tegas Pandji.
Sementara itu, menurut Kepala Desa Tanjung, Mulyadi, sebelumnya warga telah sepakat lahannya dibebaskab untuk jalur pipa. Namun tiba-tiba ada beberapa warga yang melakukan penolakan.Â
“Sehingga warga yang lain ikut menolak dengan penggunaan lahan di Desa Tanjung,” kata dia saat ditemuisuarabanyuurip.com di rumahnya belum lama ini.Â
Menurut Mulyadi penolakan ini dikarenakan warga merasa tidak aman jika lingkungannya dilalui pipa gas. Warga khawatir terjadi apa-apa dikemudian hari. (ams)