Pertamina EP Tunggu Setelah Proses Sosialisasi

GM PEP Agus Amperianto

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Pengelola sumur minyak Tiung Biru (TBR) Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP) Asset 4 Filed Cepu menyebutkan, sebetulnya bukan soal dibuka atau ditutup kembali sumur TBR, tetapi kemarin dilakukan pressure survey untuk melihat kestabilan operasi dan manajemen reservoirnya.

General Manager Pertamina EP Asset 4, Agus Amperiyanto, mengatakan, kalau pertimbangan bisnis makro untuk Pertamina secara korporasi untuk pengembangan lapangan gas Jambaran-Tiung Biru atau kita kenal sebagai project J-TB, maka penutupan sumur TBR yang dioperasikan Pertamina EP tetap akan kita laksanakan dalam waktu dekat.

“Khususnya setelah proses sosialisasi dan evaluasi kami anggap sudah memenuhi ketentuan,” kata Agus Amperiyanto, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (23/1/2018).

Daerah, dalam hal ini Bojonegoro, Jawa Timur, justru akan mengalami kerugian masa menikmati investasi Pertamina tersebut di masa mendatang nantinya, karena potensi reserve / cadangan gas-nya akan berkurang significant, apabila sumur TBR minyak yang diproduksikan sejak 2013 tersebut tidak segera ditutup.

“Jadi, kita mitigasi pada ketiganya yaitu investasi bisnis pertamina jangka panjang, keuntungan pada daerah dimana sumur penghasil berada pada geografis tersebut, dan manajemen reservoir jangka panjang pada project J-TB / PEPC,” pungkasnya.(sam)

Baca Juga :   Sawah Sekitar Sukowati Kekeringan

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *