SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban – Tercatat sudah dua kali, petugas gabungan TNI, Polri, Satpol PP Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menemukan lokasi yang ditengarai sebagai tempat produksi arak di Kecamatan Plumpang. Dugaan petugas, para produsen arak di Kecamatan Semanding memilih Plumpang sebagai lokasi baru karena letaknya strategis.
“Sudah dua kali razia arak di Kecamatan Plumpang,†ujar Kasatpol PP Tuban, Heri Muharwanto, kepada suarabanyuurip.com, usai razia arak di Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang, Kamis (25/1/2018).
Disinyalir produsen arak Semanding mulai eksodus ke wilayah baru, karena gerah gara-gara kerap dirazia petugas. Data selama operasi Sikat Semeru II tahun 2017, petugas menemukan 1.300 liter arak siap edar, 200 liter baceman, 20 buah dandang, 3 buah tabung LPG 3 kilogram, 3 buah kompor, 46 botol kosong, dan setengah gentong gula jawa. Sekaligus meringkus 38 produsen arak baru dan lama.
Di awal 2018, lokasi yang digrebek petugas yakni di Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang. Produsennya berinisial STM (40) asli Dusun Ngalang, Desa Sumberejo, Kecamatan Widang. Pria ini diketahui menyewa sebuah rumah di sekitar cerobong pembakaran batu gamping, untuk memproduksi arak.
“Lokasinya di tengah usaha pembakaran batu gamping jadi baunya tidak terlalu menyengat,†terang pria humanis itu.
Berkat informasi dari masyarakat, usaha ilegal milik STM ini akhirnya ditutup petugas. Sebagian drum baceman disobek supaya tak digunakan lagi. Sedangkan arak siap edar dibawa ke kantor Satpol PP di Jalan Kartini Nomor 2 Tuban.
Barang bukti (BB) yang disita meliputi, 48 drum baceman, 12 dus dan satu drum arak jadi, dua alat produksi, enam set alat masak, dan 36 tabung Lpg 3 Kg. Sementara pelaku berhasil meloloskan diri, sebelum petugas tiba di lokasi.
Pantauan di lapangan, ada dua lokasi produksi arak. Di dalam rumah di belakang rumah yang ditempatkan di sebuah gubuk sesek. Aroma baceman sulit tercium karena lokasi rumah berada di dataran tinggi. Selain itu, dikeliling oleh asap pembakaran bantu gamping.
“Kami harapkan ada laporan dari masyarakat supaya Bumi Wali bebas dari arak,†pungkasnya.(Aim)