Geliat Bisnis Perhotelan Jelang Kilang Tuban

Sekretaris dinas penanaman modal tuban soni kurniawan

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban – Di tahun 2017 banyak investor yang berlomba mendirikan hotel di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Hal ini ditengarai sebagai efek berantai menjelang pembangunan Kilang New Grass Root Refinery and Petrochemial (NGRR) Tuban patungan Pertamina-Rosneft di Kecamatan Jenu.

“Salah satunya Vafe Hotel di Jalan Basuki Rahmat Tuban,” ujar Sekertaris Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja, Kabupaten Tuban, Soni Kurniawan, kepada suarabanyuurip.com, Selasa (2/1/2018).

Menjamurnya hotel diprediksi terus berlanjut di tahun 2018. Data yang dimilikinya, sudah ada sekira tiga hingga empat hotel yang tengah mengurus perizinan. Satu diantaranya sudah proses konstruksi karena perizinannya sudah lengkap, yakni hotel di Jalan Letda Sucipto.

Faktor pendorongnya tak lain rencana kedatangan perusahaan Migas asal Negeri Beruang Merah di Bumi Wali (Sebutan lain Tuban). Data Pertamina, proyek ini membutuhkan 40 ribu tenaga kerja konstruksi, dan sekira 1.500 tenaga ahli di masa produksi.

“Adanya Kilang Tuban hotel berbintang akan diutamakan,” imbuh pria murah senyum ini.

Baca Juga :   Diduga Rembesan dari Lapangan Giyanti

Terpisah, Managing Director, Amithya Hotel and Resort, Zainul Arifin, mengakui Kabupaten Tuban sekarang memiliki peluang bagus untuk mengembangkan bisnis perhotelan. Ditambah potensi wisata alam yang mulai digarap dengan serius.

Dia optimis perkembangan bisnis perhotelan akan semakin bergeliat. Bidikannya pelanggan usia muda dan keluarga kecil. Untuk konsep level budget hotel (Non Bintang) dipadukan konsep trend anak muda dan dinamis, yang diterapkan Amithya di Mozza Inn masih mampu bersaing dengan hotel berbintang saat ini.

Target satu tahun pertama pada 70 persen. Pihaknya cukup konfiden karena kamar tidak banyak, harga terjangkau, namun memiliki fasilitas tambahan hotel berbintang.

Di Kabupaten Tuban, Amithya baru mengelola satu Hotel, yakni Mozza Inn, SG17. Hotel tersebut merupakan hotel ke delapan yang dikelola Amithya, yang sebelumnya telah mengelola tujuh hotel dan 2 restoran, diantaranya tersebar di Bali, Surabaya, Banyuwangi.

“Total kita ada 8 hotel yang di Tuban ini baru dibuka,” pungkasnya.(Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *