SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Kemunculan gas alam di Desa Gagakan, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, diduga rembesan dari Lapangan Minyak dan Gas Bumi (Migas) yang ada di Desa Giyanti, Kecamatan Sambong. Diketahui, lapangan tersebut masuk dalam Wilayak Kerja Pertambangan (WKP) Blok Cepu yang di operatori oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).
“Bisa jadi ini adalah rembesan dari lapangan Giyanti. Karena lokasi inii tidak jauh di Giyanti,” kati Djati Walujastono, Kasi Migas Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Blora, saat berkunjung di lokasi kemunculan Gas Alam, Rabu (21/9/2016) kemarin.
Namun, menurut dia, perlu dibuktikan jika lokasi kemuncukan  gas tersebut masuk WKP Blok Cepu. “Kita cek melalui GPS dan akan kita cocokkan koordinatnya,” ungkapnya.
Rembesan itu terjadi, karena ada tekanan yang cukup tinggi dari sumur utama. Selain itu, bisa juga efek dari kegiatan seismik yang pernah dilakukan oleh kontraktor.
“Sehingga gas merembes dan mencari celah yang bertekanaan rendah,” terang Djati. (ams)