Anggarkan Rp23,6 Miliar untuk Jaringan Listrik Desa

Welly Fitrama

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Cipta Karya, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyebutkan, tahun ini menganggarkan Rp23,6 Miliar untuk pembangunan jaringan listrik desa didalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Jumlah tersebut untuk delapan dusun gelap yang tersebar di enam desa di lima kecamatan,” kata Kepala Dinas Perumahan, Pemukiman, dan Cipta Karya, Welly Fitrama, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (1/2/2018).

Delapan dusun tersebut antara lain Dusun Malangbong, Desa Panjang, Kecamatan Kedungadem, Dusun Belah, Desa Turi, Kecamatan Tambakrejo, Dusun Mundu, Mandaran, Gondang, Desa Nglampin, Dusun Kalongan, Desa Karangmangu, Kecamatan Ngambon.

“Kemudian Dusun Sambirejo, Desa Setren, Kecamatan Ngasem, dan Dusun Jonoporo, Desa Deling, Kecamatan Sekar,” ungkapnya.

Meski demikian, masih ada 39 dusun yang tersebar di 27  desa di 11 kecamatan yang belum dianggarkan untuk jaringan listrik desa. Diupayakan, akan dipasang pada tahun berikutnya atau 2019 mendatang.

Belum terpenuhinya target pembangunan jaringan listrik desa di Kabupaten Bojonegoro di tahun 2018 dikarenakan efisiensi anggaran akibat penurunan Dana Bagi Hasil Minyak dan Gas Bumi (DBH Migas) tahun 2017 lalu.

Baca Juga :   DPRD Blora Paripurnakan Lagi RAPBD 2014

“Ada efisiensi anggaran, jadi tahun ini kita tidak bisa penuhi semuanya. Harapannya, DBH Migas tidak ada penurunan lagi. Jadi bisa terealisasi memasang jaringan listrik untuk dusun gelapnya,” pungkasnya.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *