SuaraBanyuurip.com -Â Â Ali Imron
Tuban-Â Saiful Anwar secara resmi menggantikan Nabrisi Rohid sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tuban, Jawa Timur, periode 2018-2020. Keputusan tersebut hasil Konferensi Cabang (Konfercab) VI GMNI di Gues House n Resto Jalan Pramuka Nomor 62 Tuban pada Minggu (18/2) kemarin.Â
“Dalam sebuah organisasi pergantian pucuk pipmpinan menjadi hal yang lumrah,†ujar Nabrisi Rohid, kepadasuarabanyuurip.com, melalui pesannya, Senin (19/2/2018).
Naha sapaan akrabnya menjelaskan, Konfercab merupakan musyawarah tertinggi di tataran kepengurusan GMNI di tingkat daerah untuk menentukan kepengurusan periode berikutnya. Oleh karena itu, setiap amanah yang tertera dalam Konfercab menjadi haluan dalam gerak arah kepengurusan yang harus dipatuhi dan dilaksanakan.
“Konfercab ini harus memebrikan sumbangsih pemikiran untuk menentukan arah tujuan gerak GMNI ke depan,†terang pemuda yang lahir di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah itu.
Alumnus Unirow Tuban itu meminta, kader GMNI harus mampu berperan aktif menyikapi setiap isu yang berkembang terutama yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Mulai sengketa agraria, sampai kemiskinan di Tuban yang di tahun 2017 masih bertengger di rangking 5 tertinggi se-Jatim.
“Kader GMNI Tuban harus mengawal rakyat dari segala bentuk penindasan sesuai marwah GMNI yang anti terhadap penindasan,†jelas Naha yang masih menempuh S2 di Surabaya.
Melalui tema perkuat komitmen, tingkatkan kualitas, perkuat loyalitas, menuju kejayaan GMNI Tuban, diharapkan ke depan GMNI mampu memberikan sumbangsih pemikiran dalam setiap gejolak di masyarakat. Diantaranya perkembangan di era industrialisasi. Hal tersebut menjadi bahan diskusi yang disampaikan Sujarwoto selaku senior alumni GMNI Tuban.
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) GMNI Jatim, Muhammad Ageng Dendy Setiawan, meminta kader GMNI harus mampu mengembangkan intelektualitas diri. Ditahun politik saat ini, rawan terjadi isu SARA yang beresiko memecah persatuan dan kesatuan bangsa.
Organisasi yang identik dengan warna merah, hitam, dan putih ini, merupakan organisasi yang tidak memandang SARA. GMNI harus berada di garda terdepan, dari pihak yang berusaha memcah belah NKRI.
“Kader GMNI harus mampu berada di tengah masyarakat,†sergah pria berkamata itu.
Ketua Terpilih DPC GMNI Tuban, Saiful Anwar, berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin organisasi selama dua tahun ke depan. Diharapkan selama kepemimpinannya, ada gerakan nyata yang bermanfaat bagi masyarakat dan daerah.
Pemuda yang lahir di Rembang, Jateng pada 3 Maret 1994 ini, masih menyelesaikan studi S1 di Unirow Tuban. Sejak tahun 2012-2014 dia dipercaya menjadi Wakabid Infokom GMNI FT Unirow, kemudian tahun 2014-2016 menjadi bendahara komisariat GMBI FT Unirow, dan tahun 2016-2018 menjadi Wakabid Infokom DPC GMNI Tuban. (aim)