Pembagian Tuan Rasidi Dinilai Tak Adil

Pembagian baksos beras subsidi

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Pembagian Bantuan Beras Bersubsidi (Tuan Rasidi) dinilai tidak adil. Bantuan yang diperuntukkan bagi warga miskin itu ditengarai banyak diterima warga mampu.

Seperti pembagian Tuan Rasidi di Desa Moropelang, Kecamatan Babat, Kamis (22/2/2018) kemarin. Data penerima dianggap tidak tepat sasaran. Banyak warga mampu tercatat sebagai penerima bantuan sedang warga miskin justru tidak tercover.

“Pendataan yang tidak tepat bisa menimbulkan konflik ditengah warga. Kembali kami yang menjadi sasaran kemarahan warga,” kata salah satu ketua RT, Kacung, kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (23/2/2018).

Persoalan lainnnya warga yang sudah meninggal dunia dan warga yang sudah bekerja diperantauan bertahun-tahun juga tercatat sebagai daftar penerima Tuan Rasidi.

Ketua RT lainnya, Supii, juga mengaku banyak mendapat komplain warga karena penerimaan data yang tidak tepat. Dirinya hanya bisa menjelaskan jika data tersebut berasal dari pemerintah dan bukan atas usulannya.

Pembagian Tuan Rasidi di Desa Moropelang berlangsung di kantor desa. Warga yang mengambil beras sebanyak dua sak dengan netto 10 kilogram persak harus membawa kupon yang sebelumnya dibagikan pemerintah desa melalui ketua RT dan membawa foto copy KTP dan Kartu Susunan Keluarga (KSK). Harga perkilogram Rp1600 atau Rp32 ribu untuk dua sak (20 kilogram).

Baca Juga :   Mobdin Kepala Dinas Hantam Avanza Parkir

“Warga harus membawa kupon, Fotocopy KTP dan KK untuk memastikan bantuan sesuai dengan data penerima, ” terang pendamping Tuan Rasidi Desa Moropelang Khoirul Muin.

Tidak hanya itu setiap warga penerima juga harus di foto satu peratu sambil membawa beras yang ditebus.

Di Kecamatan Babat dari 21 desa dan 2 kelurahan hanya terdapat tujuh desa yang mendapatkan Tuan Rasidi yaitu Desa Moropelang, Kuripan, Bulumargi, Tinawong, Plaosan, Sumurgenuk dan Kebalan Kulon.

Ditanya kenapa pembagian Tuan Rasidi tidak diterimakan disemua desa, Khoirul mengaku tidak tahu.

Tentang data penerima Tuan Rasidi yang tidak akurat sehingga bisa menimbulkan gejolak ditengah warga menurutnya data tersebut berasal dari BPS hasil pendataan tahun 2011.

Pj Kades Moropelang, Darmuji, menambahkan, proses penerimaan Tuan Rasidi berjalan lancar sesuai dengan petunjuk teknus (Juknis) yang ada. Bantuan beras yang didistribusikan ke warga sebanyak 232 sak.

“Alhamdullilah bisa tuntas pembagian Tuan Rasidi, ” ungkap Darmuji yang juga Kepala Trantibum Kecamatan Babat itu. (tok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *