SuaraBanyuurip.com -Â Totok Martono
Lamongan – Sebanyak 206 sak beras Rastra Bantuan Beras Bersubsidi (Tuan Rasidi) di ditolak pihak Kelurahan Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, karena disinyalir jelek dan berkutu.
Lurah Babat, Siti Aminah, mengatakan, ditolaknya beras dengan netto 10 kilogram persak itu karena kondisinya tidak layak dikonsumsi.
“Saat saya periksa kondisi beras jelek dan banyak kutunya. Tidak layak dikonsumsi, jadi langsung tak minta dikembalikan ke Bulog,” kata Siti Aminah.
Sebelum mendapat komplain dari warga sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dirinya langsung menghubungi Bulog Babat dan meminta beras berkutu tersebut di tarik dan ditukar dengan yang baru.
Siti Aminah mengharapkan, agar pihak Bulog lebih selektif memeriksa kondisi beras sebelum didistribusikan agar kejadian serupa tidak terulang lagi.
Mendapat komplain tersebut pihak Bulog menindaklanjuti dengan menarik kembali beras dan mengganti dengan beras baru yang layak dikonsumsi. Karena menunggu pengiriman beras dari Bulog tersebut pembagian Tuan Rasidi harus berjalan molor.
“Pembagian beras baru selesai hingga habis magrib,” cetus Siti Aminah.(tok)