Kapolres Ajak Media Jadi Pemersatu Bangsa

PWI Peringati HPN

SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia

Bojonegoro – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 dengan donor darah dan Sholawatan bersama Ustad Ridwan Asyfi serta Kang Prabu di halaman Universitas Bojonegoro (Unigoro) Jl. Lettu Suyitno Bojonegoro, Minggu malam (25/2/2018). 

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro yang turut menghadiri acara ini mengucapkan selamat Hari Pers Nasional 2018 dan berpesan kepada wartawan agar mampu menjadi media pemersatu bangsa. Kapolres juga mengingat saat ini sudah memasuki tahapan Pilkada serentak dan di Kabupaten Bojonegoro sendiri juga melaksanakan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2018. 

“Saat ini momentum Politik, Pers harus adil dalam memberitakan, jangan berat sebelah. Kalau bisa sekalian mendeklarasikan dan mendaftarkan media melalui tim sukses ke KPU sebagai media kampanye,” ungkap AKBP Wahyu S Bintoro. 

Dikatakan, media harus mampu menjadi pemersatu bangsa. Untuk itu wartawan agar bisa menyajikan berita berdasarkan fakta serta menjadi penyejuk bagi warga di saat situasi politik mulai panas.

Baca Juga :   Kejaksaan Bojonegoro Optimis Tak Ada Lagi Penyelewengan DD dan BKK Desa

Kepada masyarakat yang juga turut menghadiri Shalawat, kapolres berpesan, dalam menghadapi pilkada yang rutin dilaksanakan setiap 5 tahun sekali ini, untuk tidak saling memfitnah, menjelek jelekkan, adu domba, sebarkan berita hoax maupun melakukan ujaran kebencian.

“Ingat ada undang undang ITE. Pilihan boleh beda tapi keamanan wilayah adalah prioritas utama. Dukung Polri-TNI untuk menciptakan kamtibmas dan sukseskan Pemilukada, kalau wilayah aman pembangunan daerah bisa terlaksana dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat,” jelas Kapolres. 

Ketua PWI Bojonegoro, Sasmito Anggoro menambahkan, sholawat yang dilasanakan ini sebagai upaya menjadikan Bojonegoro tetap guyup rukun menjelang Pilkada serentak pada 27 Juni mendatang.

“Dengan bersholawat pikiran dan hati kita bisa sejuk, tidak mudah terprovokasi isu-isu yang bisa memecah belah kerukunan,” ujarnya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *