SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban-Â Rumah Surti (60), warga Dusun Tarakan, Desa Tegalrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang berada di ring 1 industri Semen Gresik Kerja Sama Operasional (KSO) Semen Indonesia ludes dilahap si jago merah sekitar pukul 04:30 WIB hari Selasa (6/3/2018). Diduga kuat penyebab munculnya api, dari kasur yang terkena obat nyamuk.
“Tiba-tiba api sudah membesar,” ujar warga setempat, Sugito, kepada suarabanyuurip.com, usai api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.
Informasi dari pemilik rumah, tidak ada firasat apa-apa saat berangkat Sholat Shubuh. Sepulang dari Musholla, rumahnya sudah terbakar yang di dalamnya masih ada anaknya tertidur yang bernama Sahir (35).
Seketika itu juga, Surti membangunkan Sahir dan mengatakan rumahnya sudah dilahap api. Selain rumah, sebuah motor, dan sepeda kayuh juga ikut hangus.
“Tak ada yang tersisa dalam kebakaran ini,” imbuh petani ring satu SG ini.
Saat dikonfirmasi, Kasubag Humas Polres Tuban, Iptu Agus Edi Pranoto, membenarkan adanya insiden kebakaran di sekitar pabrik semen BUMN yang beroperasi di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek.
“Untuk korban jiwa tidak ada dan kerugian material kurang lebih Rp75.000.000,” sergahnya.
Hasil identifikasi di lokasi, kebakaran diduga kuat berawal dari obat nyamuk yang ditaruh di atas kasur. Di sinyalir obat nyamuk bakar itu jatuh, kemudian membakar seisi rumah.
“Semua warga kami minta tetap berhati-hati menaruh obat nyamuk,” himbaunya.
Selain Desa Tegalrejo, SG juga memiliki beberapa desa ring 1 yang terletak di Kecamatan Merakurak. Mulai Desa Temandang, Tlogowaru, Tobo, Sugihan, Tuwiri Wetan, Sembungrejo, Tuwiri Kulon, Sambonggede, Senori, Kapu, dan Pongpongan. (Aim)