Diskusikan Model Pemberdayaan Warga

flare TBR tak lagi menyala

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Masyarakat sekitar lapangan minyak dan gas bumi (Migas) Tiung Biru (TBR) yang terlibat dalam proyek migas yang bersentra di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pasrah dengan kondisi ditutupnya sumur TBR oleh Pertamina EP Asset 4 Field Cepu.

Warga Desa Kalisumber, Kastur, mengungkapkan, penutupan sumur TBR dilakukan oleh Pertamina EP pada Kamis (8/3/2018) kemarin sekitar pukul 18.00 WIB.

“Kalau sudah ditutup, ya mau apa kita pasrah saja dengan kenyataan,” kata Kastur, kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (10/3/2018).

Dia berharap, Pertamina EP tidak hanya menutup sumur saja, tapi perlu juga mencarikan solusi yang terbaik untuk warga sekitar. Mengingat, kata Kastur, dengan ditutupnya sumur TBR telah menghilangkan pekerjaan warga yang selama ini terlibat di proyek TBR.

“Pengangguran bertambah lagi, jadi untuk kembali mengurangi Pertamina perlu mencarikan solusinya agar warga tetap mendapat pekerjaan,” saran pria yang bekerja sebagai pembantu operator sumur TBR ini.

Terpisah, General Manager Pertamina EP Asset 4, Agus Amperianto, mengatakan, hingga saat ini di internalnya masih mendiskusikan untuk mencari solusi bagi warga setempat.

Baca Juga :   Gayam Diharapkan Jadi Kota Migas

“Teman-teman Humas sedang mediskusikan model pemberdayaan yang sesuai dengan minat dan kebutuhan di lokasi sekitar TBR,” ujar Agus Amperianto.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *