Cepu Siaga Kuning Bengawan Solo

bengawan solo

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Tinggi muka air (TMA) Sungai Bengawan Solo di wilayah Cepu, Kabupaten, Blora Jawa Tengah, terus mengalami kenaikan cukup signifikan. Dampaknya sejumlah area persawahan yang berada dekat dengan bantaran mulai tergenang.

Anggota Tim Respon Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora, Agung Tri, menjelaskan, kenaikan air itu dipicu terjadinya hujan di wilayah hulu sehinga berdampak pada kenaikan debit air Bengawan Solo. 

“Kondisi sekarang ini masih siaga kuning,” ujar kepada suarabanyuurip.com, Selasa (13/3/2018).

Informasi dihimpun dari wilayah Karangnongko Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, lanjut dia,  pada pukul 03.00 WIB ketinggian air terpantau 28.38 dpl. Kemudian naik pada pukul 06.00 WIB naik menjadi 28.93dpl.

“Pada pukul 09.00 pagi tadi naik cukup signifikan, dengan ketinggian 29.16 dpl,” ungkapnya.

Dia memprediksi terjadi potensi bajir, namun tidak berdampak signifikan. Kecuali di wilayah hulu terus turun hujan dengan intensitas tinggi.

“Luapan air bisa saja menerjang pemukiman warga,” tandasnya.

Dengan kondisi saat ini, lanjut dia, wilayah hilir lebih berpotensi terjadi banjir. “Seperti wilayah Bojonegoro hingga Lamongan Jawa Timur,” terangnya. (ams)

Baca Juga :   2 Pelajar Blora Terlibat Pencurian Kayu Jati

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *