Pemdes Campurejo Pertanyakan DBH Minyak

Lapangan Sukowati

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro – Pemerintah Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Jawa Timur, mempertanyakan jumlah alokasi dana desa (ADD) yang diterima sebesar Rp23 juta, dari total Rp514.771,500 untuk tahun 2018. ADD tersebut bagian pendapatan desa dari dana bagi hasil (DBH) minyak bumi. 

“Ini kan terlalu kecil, total ADD salah satu pendapatannya dari penghasilan minyak bumi hanya sebesar Rp23 juta,” ujar Kepala Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kamis (15/3/2018).

Padahal, wilayahnya merupakan desa penghasil minyak dan gas bumi (migas) Lapangan Sukowati, Blok Tuban, yang masih menghasilkan minyak rata-rata 10.000 barel per hari. Karena itu, nilai Rp23 juta, dinilai Edy, masih kurang. 

“Paling tidak ada kebijakan dari Pemkab untuk menambah jumlah dbh minyaknya didalam ADD Campurejo,” tukasnya.

Pihaknya mengaku kecewa saat mendengar kabar sebagian dana bagi hasil migas yang menjadi sumber pendapatan ADD, dimasukkan dalam Dana Abadi Migas. Padahal, regulasi Dana Abadi belum disahkan. 

“Saya dapat kabar, entah itu benar atau tidak, kalau DBH Migas sebagian besar dimasukkan dalam Dana Abadi Migas,” imbuhnya. 

Baca Juga :   Sumur Migas SKW-08ST Sukowati Field Mulai Berproduksi Secara Natural Flow

Untuk memastikan kabar tersebut, Pemdes berkirim surat kepada Bupati Bojonegoro mempertanyakan hal tersebut. Edy mengaku, Pemdes Campurejo telah menerima transfer dari Pemkab 50 persen dari total ADD sebesar Rp257 juta. 

“Iya, yang 50 persen sudah ditransfer. Tapi tetap saja kita pertanyakan kenapa bagi hasil minyaknya sangat kecil sekali,” pungkasnya. 

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, Ibnu Soeyoeti, mengaku, jumlah ADD tahun 2018 di Desa Campurejo sebesar Rp514.771.500 dan dicairkan 50 persennya sebesar Rp257.385.750 pada awal bulan ini. 

“Sudah cair tanggal 8 maret yang 50 persennya, kalau untuk rincian ADD besok saja di kantor lebih jelas,” pungkasnya.(rien) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *