SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Badan Pendapatan (Bapenda) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di wilayah sumur tua di Kecamatan Kedewan, Bojonegoro, bekas pengelolaan Kerja Sama Operasi ( KSO) Pertamina EP-Geo Cepu Indonesia (GCI).
“Kami kesana untuk memastikan, apakah sumur wilayah operasi bekas GCI masih berproduksi atau tidak,” kata Kepala Bidang Perimbangan dan Pendapatan Lain-lain, Anang Prasetya Adi, kepada Suarabanyuurip.com saat ditemui di kantornya, Selasa (20/3/2018).
Setelah melihat di beberapa titik diantaranya Distrik Kawengan, ternyata masih ada sumur yang terlihat aktif. Itu artinya masih ada produksi minyak mentah, meski tidak lagi dikelola KSO GCI karena pailit.
“Kepastian produksi minyak mentah tersebut, kami jadikan dasar alasan mengapa lifting minyak dari KSO GCI pada triwulan keempat tahun 2017 dikosongkan,” tandasnya.
Menurut mantan Sekcam Ngasem ini, dari hasil rapat lifting migas Triwulan ke 4 tahun 2017 di Solo minggu lalu, untuk Pertamina EP-KSO GCI tidak ada produksi sama sekali alias kosong. Sementara triwulan 1 sampai 3 total lifting mencapai 94.685,69 Barel.
“Kami akan segera menanyakan hal ini kepada Pertamina EP, kenapa lifting minyak triwulan keempat bisa kosong padahal sumur bekas GCI terlihat aktif berproduksi,” tandasnya.
Dikonfirmasi terpisah, General Manager Pertamina EP Asset 4, Agus Amperiyanto, menyatakan, jika sejak September 2017 terjadi terminasi, sehingga lifting minyaknya nol.
“Terminasi masih terjadi sampai sekarang, karena masih dalam proses pengawasan kepailitan GCI,” ujarnya.
Disinggung kegiatan produksi di sumur wilayah operasi bekas GCI, Agus mengaku sebagian masih ada yang operasi, dan sebagian lagi masih ada yang belum dikerjakan.
“Tapi, setelah terminasi berakhir ya sudah berhenti, GCI tidak ada produksi sama sekali,” tandasnya.
Nantinya, setelah diambil alih oleh Pertamina EP dan kembali produksi maka tahun 2018 ini semua lifting minyak akan ikut Pertamina EP, bukan lagi KSO GCI.
“kalau sudah produksi lagi, liftingnya ikut Pertamina EP,” pungkasnya.(rien)