SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban– Luapan Sungai Kening, anak Sungai Bengawan Solo, terus mengancam keselamatan warga Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang bermukim di tepi sungai. Setelah tiga rumah di Desa Kedungjambangan terancam hanyut waktu lalu, pekan ini dua rumah warga di Desa Kedungmulyo juga memiliki resiko serupa. Â
“Longsor di Kedungmulyo terjadi hari Sabtu tanggal 26 Maret kemarin sekitar pukul 17:00 WIB,” ujar Camat Bangilan, Muhammad Maftuchin Riza, kepada media suarabanyuurip.com, Selasa (27/3/2018).
Riza sapaan akrabnya menjelaskan, longsor terjadi di Rt.02 Rw.04 Dusun Pereng, Desa Kedungmulyo, dan mengakibatkan dua rumah warga bernama Sarmu, dan Supriyono terancam ambruk.
“Kalau melihat derasnya arus Sungai Kening, bias jadi terjadi longsor susulan,†ucapnya. Â
Perwakilan tim JITUPASNA Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Tuban, Friendy Setiawan, menjelaskan, panjang tanah yang longsor kurang lebih 30 meter, sedangkan kedalamannya sekitar 7 meter. Usai melihat lokasi longsor, tim langsung mengadakan koordinasi dengan pihak desa dan pihak kecamatan serta warga yang terdampak. Komunikasi ini untuk mencari solusi guna mencegah adanya korban jiwa akibat bencana tersebut.Â
“Kami juga mengumpulkan data-data untuk pemecahan masalah itu,” terangnya.Â
Pihaknya menghimbau warga yang rumahnya berada di tepi sungai untuk berhati-hati saat sungai meluap. Pemkab Tuban akan terus berupaya meminimalisir resiko, sekaligus koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo.(aim)Â