Demi SDM ASN, Bupati Tuban Gandeng LAN

tingkatkan SDM ASN Tuban

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Bupati Tuban, Jawa Timur, Fathul Huda, tak ingin Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) di era pemerintahannya merosot. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) pada Selasa (3/4) kemarin melaksanakan penandatanganan Nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) peningkatan kapasitas administrasi pemerintahan dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) di Aula Kantor LAN, Jl. Veteran No. 10 Jakarta Pusat.

Bupati Tuban, mengucapkan terima kasih atas terpilihnyanya Kabupaten Tuban sebagai salah satu Pemerintah Daerah yang melaksanakan MoU dengan LAN terkait Inovasi.

“MoU ini sudah saya harapkan sejak lama, semoga dapat berjalan dengan baik” ujar Bupati Tuban kepada suarabanyuurip.com, Rabu (4/4/2018).

Kabupaten Tuban dengan brand Bumi Wali, menurut Bupati Fathul Huda adalah kota kecil yang memiliki banyak tantangan dalam hal pelayanan publik. Dengan Luas wilayah 1800 meter persegi dan jumlah pendiuduk 1,3 Juta jiwa, tentu tidak bisa hanya befikir secara normatif tetapi harus ada inovasi.

Untuk itu, tahun lalu Bupati dua periode itu mewajibkan semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Tuban untuk memiliki Inovasi. Baginya tanpa inovasi tidak mungkin permasalahan saat ini bisa terselesaikan. Kendati demikian, inovasi tersebut harus terus diawasi agar lebih maksimal. 

Baca Juga :   Dari 9 Fraksi DPRD Bojonegoro, Baru Dua Serahkan Hasil Reses

Di Kabupaten Tuban sendiri ada beberapa inovasi unggulan, salah satunya penerapan pertanian terintegrasi, menggabungkan pertanian dan peternakan. Dengan memaksimalkan potensi yang ada, telah menghantarkan hasil jagung di Kabupaten Tuban menjadi tertinggi di Jawa Timur (Jatim), dan jumlah ternak nomor dua di Jatim.  

Besar harapannya penerapan MoU ini segera dapat di wujudkan secara konkret, terutama dalam membimbing SDM di Kabupaten Tuban menjadi berkualitas dan selalu berinovasi serta mengedepakan efektivitas dan efisiensi. 

“Kedepan kita prioritaskan anggaran untuk pelatihan-pelatihan peningkatan SDM ASN di Tuban yang berkualitas,” janji Bupati kelahiran Kecamatan Montong itu.

Selain Kabupaten Tuban, penandatanganan MoU ini dilakukan juga antara LAN dengan Kota Probolinggo, Kabupaten Mesuji, Kabupaten Banggai dan Kabupaten Agam.  

Dalam kerjasama ini nantinya LAN akan memberikan dukungan pengembangan administrasi Negara yang merupakan lingkup dan fungsi LAN terkait pendidikan dan pelatihan, pengembangan inovasi administrasi Negara serta kajian kebijakan.

Kepala LAN, Adi Suryanto mengatakan, Nota Kesepahaman ini akan menjadi dasar kerjasama yang dilakukan pemerintah Kabupaten/kota dengan LAN. Tidak hanya Pengembangan Inovasi Administrasi Negara saja, tetapi juga dalam Pengelolaan Kompetensi ASN dan riset kebijakan publik.

“Nota Kesepahaman Bersama ini memiliki nilai strategis karena setiap unit kerja akan ikut terlibat aktif dalam pelaksanaannya untuk meningkatkan kapasitas pemerintah daerah,” jelasnya 

Baca Juga :   DPR Pastikan Tak Ada PHK Massal Tenaga Honorer

Pada dasarnya daerah yang melaksanakan MoU dengan LAN bukanlah yang Pemerintah Kabupaten/Kotanya tidak memiliki inovasi. Kendati demikian, inovasi yang dimiliki tidak boleh berhenti dan harus terus dikembangkan sesuasi dengan kondisi yang ada saat ini. 

“Kelima Kepala Daerah ini adalah pemimpin yang memiliki inovasi di daerahnya masing-masing, kehadiran LAN di Kabupaten/kota nantinya bukan dalam rangka mengajari tetapi bersama-sama mencari terobosan dan inovasi,” terangnya. 

Saat ini adalah eranya competitive zone, bukan mempertahankan zona nyaman saja. Dikarenakan dengan keterbatasan kadang lebih dapat menghadirkan inovasi, dan ke-serba adaan  malah menjadikan terlena. 

Sekarang saatnya melawan tantangan zaman dengan inovasi. Tugas sebagai pemimpin saat ini adalah memberikan ruang seluas-luasnya untuk Inovasi terutama kepada para pemuda zaman now.

Diharapkan Nota Kesepahaman bersama ini manjadi ikhtiar bersama, meningkatkan performa kinerja pemerintah daerah sebagai upaya meningkatkan pelayanan publik. Sekaligus untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat. 

“MoU ini diharapkan mampu mendukung perubahan layanan publik yang lebih baik di tiap pemerintah daerah. Termasuk mampu mendorong munculnya inovasi-inovasi baru di bidang pelayanan publik,” pungkasnya.(Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *