Pemkab Lamongan Akan Bangun SPBU-N di Labuhan

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur, akan membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBU-N) di Desa Labuhan, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan.

Pembangunan SPBU-N tersebut sebagai salah satu alternatif untuk melancarkan aktivitas para nelayan.

“Sudah disetujui pembangunan SPBU-N di Desa Labuhan. Tinggal menunggu waktu yang tepat pelaksanaan pembangunannya,” kata Kepala Desa (Kades) Labuhan, Afnan Efendi, kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (20/4/2018).

Keputusan tersebut sudah di sepakati dalam rapat koordinasi antara Bapeda, Dinas Perikanan dan Kelautan, Kades, Camat Brondong dan pihak ketiga selaku investor yang membangun SPBU-N Selasa (18/4/2018) kemarin di ruang Bapeda Lamongan.

“Kami bersyukur perjuangan selama tiga tahun pendirian SPBU-N di Desa Labuhan akhirnya segera terwujud,” ujar Afnan lagi.

Dalam pertemuan tersebut pihak ketiga PT Bintang Cahaya Rahma yang beralamat di Jl.Raya Plumpang-Compreng Tuban akan segera membangun SPBU-N di desa Labuhan setelah mendapat persetujuan dari PT Pertamina (Persero) dan mendapat rekomendasi dari Dinas Perikanan dan Kelautan Lamongan dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia.

Baca Juga :   Pelaksaan Pilkades Butoh Belum Jelas

Nantinya SPBU-N akan memasok sekira 700 Kiloliter (KL) solar untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar nelayan saat melaut.

“Kurang lebih 6000 orang warga Labuhan berprofesi sebagai nelayan,” ujarnya.

Kades humanis ini menceritakan, bahwa selama ini para nelayan sering sulit melaut karena terkendala bahan bakar solar. Untuk mendapatkan solar ribuan nelayan Desa Labuhan dan sekitarnya membeli dari SPBU Brondong yang berjarak sekira lima kilometer dari tempat bersandarnya perahu.

“Selain tempatnya jauh nelayan juga sering tidak kebagian solar sehingga berdampak pada sulitnya melaut, ” tandasnya.

Diharapkan dengan dibangunnya SPBU-N nanti dapat bermanfaat bagi para nelayan yang biasanya kesulitan menjadi lancar. Selain itu juga mampu meningkatkan perekonomiannya.(tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *