SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban - Pemotongan badan truk terakhir yang jatuh di Sungai Bengawan Solo akibat ambruknya Jembatan Widang-Babat selesai, Jumat (20/4/2018), sebelum pukul 18:00 WIB. Apabila proses pengangkatan menggunakan crane rampung pukul 20:00 WIB, tim akan melanjutkan memasang kerangka jembatan yang sudah datang dari Jakarta.
“Pemotongan badan truk ketiga dimulai sekitar pukul 16:30 WIB,†ujar Kalaksa Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Joko Ludiono, kepada suarabanyuurip.com, Jumat (20/4/2018).
Mantan Camat Widang ini menjelaskan, apabila tidak turun hujan seperti malam sebelumnya, evakuasi truk di hari keempat ini selesai pada pukul 20:00 WIB. Untuk bagian kepala, dan badan depan sudah terangkat. Tim tinggal menyelesaikan pemotongan ban, dengan badan belakang.
Secara bersamaan dengan evakuasi di hari terakhir ini, tim Bina Marga sudah memulai persiapan pemasangan kerangka jembatan. Terlihat ada terpal warna biru yang dibentangkan diatas ruas jembatan buatan Inggris tahun 1975 ini.
“Siang tadi pak Kapolres baru AKBP Nanang Hariyono juga melihat ke lokasi,†terang mantan Camat Widang ini.
Sebatas diketahui, ada tiga truk dan satu motor yang jatuh di Sungai terpanjang di Pulau Jawa ini. Posisi empat kendaraan bermotor ini, saling tumpang tindih satu sama lain.
Tim tergabung dalam empat pekerjaan. Pertama fokus pada Crane di atas jembatan. Kedua, tim pemotongan terdiri dari enam orang berada di bawah jembatan. Ketiga, tim SAR BPBD Tuban siaga di sekitar truk antisipasi jika ada yang jatuh ke sungai. Keempat, TNI dan Polri mengamankan masyarakat supaya menjauh dari jembatan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. (aim)