SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Kirab koin (kotak infaq) raksasa Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Tuban, Jawa Timur (Jatim), tembus Rp 349.254.400, dan sementara menjadi rekor tertinggi se-Jatim. Koin tersebut merupakan sumbangsih warga NU yang dimotori pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU dan Badan Otonom. Sekaligus dibantu camat, UPTD pendidikan maupun kepala desa.
“Ini bentuk suport yang luar biasa. Kerjasama NU dan berbagai pihak termasuk pemerintah ini akan terus kita lakukan demi kemandirian umat,“ ujar Ketua Lazisnu Tuban, Muhtarom, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (31/5/2018).
Tarom sapaan akrabnya, menjelaskan, dari jumlah uang yang terkumpul itu 70% dikelola dan ditasarufkan MWC masing-masing. Sementara 30% diserahkan ke cabang. Selain itu, dari angka 30% yang diterima cabang itu nanti akan dikirim ke PW Lazisnu maupun PP Lazisnu, sesuai dengan ketentuan yang telah disepakati.
Dana yang masuk ke Lazisnu akan dipergunakan untuk kegiatan empat pilar program Lazisnu, mulai pendidikan, ekonomi, kesehatan dan kebencanaan.
Pihaknya bersyukur hanya dalam empat hari, kerja keras berbagai pihak mampu mengumpulkan uang koin ratusan juta.
“Saat ini kami fokus pada pendirian Upzis di masing-masing MWC NU se-Tuban,†terangnya.
Sekalipun belum semua MWC NU memiliki Upzis, tapi hampir semua MWC NU sudah menggalakkan donasi ke warga NU dengan menyebar ribuan umplung yang akan diisi uang recehan dari warga NU.
“Alhamdulillah hasil kirab tertinggi se-Indonesia bukan hanya Jatim dan pantas dapat reward dari PBNU,” tegasnya.
Camat Montong, Suwoto, bersyukur wilayahnya menjadi penyumbang koin terbesar dari total 20 kecamatan sebesar Rp30.074.050. Diharapkan dana dari masyarakat tersebut mampu menyukseskan program Lazisnu.
“Montong menjadi kecamatan terbesar penyumbang koin,” sergahnya.
Data yang dirilis Lazisnu Tuban, zona utama di Kecamatan Tuban mencapai Rp29.172.000. Zona satu totalnya Rp57.618.550 dengan rincian, Kecamatan Merakurak Rp15.268.000, Kerek Rp12.276.500, dan Montong Rp30.074.050.
Zona dua jumlah perolehannya Rp48.213.650, rinciannya Kecamatan Palang Rp10.283.600, Widang Rp12.716.500, dan Plumpang Rp25.213.550. Zona tiga perolehannya Rp81.986.950, dengan rincian Kecamatan Semanding Rp23.000.000, Grabagan Rp9.723.200, Rengel Rp25.126.550, dan Soko Rp24.137.400.
Zona empat total perolehannya Rp81.351.150, rinciannya Kecamatan Parengan Rp28.404.350, Singgahan Rp21.638.000, Bangilan Rp12.594.000, Senori Rp6.192.100, dan Kenduruan Rp12.522.700. Zona lima total perolehannya Rp50.912.100, dengan rincian Kecamatan Jatirogo Rp8.232.000, Bancar Rp10.301.400, Tambakboyo Rp12.100.000, dan Jenu Rp20.278.700.
Sementara itu, release update hasil perolehan kirab KOIN NU di Jawa Timur, meliputi di Ngawi Rp6.670.200, Kota Madiun Rp4.189.000, Kabupaten Madiun Rp3.371.000, Ponorogo Rp15.192.600, Pacitan Rp 21.616.000, Trenggalek Rp14.810.600, Kabupaten Blitar Rp7.342.300.
Kota Blitar mencapai Rp10.951.700, Kabupaten Kediri Rp27.221.850, Kabupaten Nganjuk Rp60.557.600, Kabupaten Jombang Rp102.807.000, Kabupaten Bojonegoro Rp150.589.500, Kabupaten Tuban Rp349 254.400. Untuk Kabupaten Gresik belum dihitung, karena hari ini baru pelaksanaan kirab. (Aim)