SuaraBanyuurip.com -Â Â Ali Imron
Tuban-Â Kondisi Jembatan Kepet di Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, memprihatinkan. Di tepi kanan kiri jembatan nasional tersebut, banyak tanaman jagung yang tumbuh subur.
“Ini jembatan apa ladang jagung,†sindir salah satu pengguna jalan, Ariyanto, saat ditemuisuarabanyuurip.com di sekitar Jembatan Kepet, Minggu (3/6/2018).
Pria kelahiran Jombang ini tak sengaja melihat tanaman Jagung di atas jembatan. Awalnya diabaikan, tapi setelah diperhatikan detail ada puluhan tanaman jagung yang tumbuh. Â
Fenomena ini menurut Ariyanto merupakan hal sepele. Kendati demikian, di sinilah pekerjaan perawatan jembatan yang diresmikan pada tanggal 9 Januari 1989 oleh Gubernur Jatim, Soelarso dipertanyakan.
“Apalagi sebentar lagi ada arus mudik,†terangnya.
Selain ditumbuhi Jagung, pihaknya juga mengkhawatirkan kondisi pipa pembatas yang bengkok. Jalan bergelombang juga membahayakan pengguna jalan khususnya roda dua.
Temuan di lapangan, tepat di sambungan jembatan juga rusak. Plat sambungan sudah terlihat, dan jika tidak segera diperbaiki dapat merusak ban kendaraan.
“Di sini sering terjadi kecelakaan karena setelah jembatan ada tanjakan,†bebernya.
Sebatas diketahui, Jembatan Kepet merupakan salah satu jembatan di jalan Nasional yang belum dilebarkan. Kendaraan apapun yang melintas harus memperlambat lajunya, sehingga membuat aspal jembatan tak bertahan lama. (aim)