Hari Keempat Jasad Najib Mengapung

Korban tenggepam ditemukan

SuaraBanyuurip.com – Ali Imron

Tuban – Memasuki hari keempat Kamis (7/6), pencarian korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo sekitar Bendung Gerak perbatasan Babat-Lamongan dan Widang-Tuban, Jawa Timur, resmi ditutup. Tindakan ini setelah jasad korban bernama Najib (9) mengapung di jarak 20 meter dari titik tenggelam.

“Terimakasih atas kerjasama semuanya,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban, Joko Ludiono, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (7/6/2018).

Mantan Camat Widang ini, menjelaskan, pada hari Senin (4/6) kemarin sekitar pukul 06.10 WIB, telah terjadi korban tenggelam dua anak di Bendung Gerak bernama Najib (9) kelas 4 MI, dan Kohar (9) kelas 3 MI Desa Centini, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan. Untuk korban yang selamat bernama Huda (9) kelas 3 MI.

Upaya yang dilakukan BPBD Tuban, kemudian berkoordinasi dengan Kecamatan, Polsek, dan Koramil serta piket bendung gerak dan Desa Simorejo, Kecamatan Widang. Berikutnya, melakukan pencarian di lokasi titik tenggelam bersama tim gabungan.

Selain itu, melakukan searching area dilakukan penyisiran sampai dengan jarak 2km dari titik tenggelam dan melakukan manuvering dan pencarian di lokasi. Penyelaman juga dilakukan dari BPBD Tuban, Basarnas, dan tim Semen Gresik Diving Club (SGDC).

Baca Juga :   Jembatan Rel Ganda Makan Korban

“Untuk korban pertama Kohar ditemukan pada Selasa (5/6) pukul 03:06 WIB dalam kondisi meninggal,” terangnya.

Tim yang terlibat pencarian meliputi, Basarnas Surabaya, BPBD Tuban, BPBD Lamongan, Polsek Widang, Koramil Widang, Desa Simorejo, Pjt Jasa Tirta Bendung Gerak, Puskesmas Widang, dan TIM Semen Gresik Diving Club (SGDC).

Sedangkan untuk Alutsista operasi meliputi, perahu karet BPBD Tuban 2 unit, perahu karet BPBD Lamongan 2 unit, Basarnas 1 unit, peralatan selam BPBD Tuban 2 set, peralatan selam Basarnas 2 set, dan peralatan selam dari tim SGDC. (Aim)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *