SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Insiden kebakaran di luar pagar PT Gasuma di Desa Sokosari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, hari Selasa (19/6) sekitar pukul 07:30 WIB, yang menghanguskan dua unit motor petani menjadi catatan merah Camat Soko, Suwito.
Mantan Camat Grabagan ini meminta, perusahaan yang mengolah flare dari Control Processing Area (CPA) Lapangan Migas Mudi, Blok Tuban lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Kami minta perusahaan Migas di Soko selalu menjaga keselamatan lingkungan,” ujar Camat Suwito, saat dikonfirmasi suarabanyuurip.com di lokasi kejadian kebakaran.
Camat humanis ini, bakal segera berkoordinasi dengan manajemen Gasuma perihal kebakaran ini. Baik untuk mengetahui penyebab, antisipasi, hingga kerugian terhadap dua motor petani yang menjadi korban.
Sesuai keterangan dari petani Sokosari, sebelum kebakaran terjadi banyak ikan, katak, dan ular yang mati. Tak lama kemudian, ada api dan dalam waktu 15 menit membesar dan membakar pohon di luar pagar Gasuma.
“Untuk penyebab pastinya kita menunggu dari Polres Tuban,” sergahnya.
Untuk langkah antisipasi, Suwito meminta semua perusahaan Migas di wilayahnya tidak menimbulkan bahaya bagi sekitarnya. Baik korban material, maupun korban jiwa.
Saat dikonfirmasi, HRD GA Manager Gasuma, Andik, siap memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Jumpa pers akan dilakukan, setelah pihaknya mendapatkan keterangan lengkap dari kantor Gasuma yang berada di Desa Sokosari, Kecamatan Soko.
“Saya sekarang perjalanan dari Surabaya menuju Tuban, nanti sore kita akan jumpa pers,” pungkasnya.(Aim)