SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno
Blora – Kesulitan mendapatkan elpiji 3 kilogram (kg) dialami warga Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora Jawa Tengah. Selain sulit, harga per tabung juga cukup mahal.
Warga Desa Kediren, Mulyono, menyatakan, jika Elpiji melon di desanya sulit didapatkan. Harganya pun cukup mahal.
“Harga per tabung mencapai Rp25 ribu, barangnya juga sulit,” kata Mulyono kepada Suarabanyuurip.con, Rabu (20/6/2018).
Hal serupa juga dialami Rismaya, warga Dukuh Ngembag, Desa Sumberjo. Bahkan dia harus beralih ke kayu bakar lantaran kesulitan memperoleh gas melon.
“Harganya mencapai Rp30.000, Mas,” ujarnya.
Sementara, salah satu pangkalan yang berada di Randublatung saat dikonfirmasi mengatakan, kelangkaan di moment Iedul Fitri sudah sering terjadi.
“Itu biasa,” ucap wanita paruh baya yang enggan menyebutkan namanya.
Saat ditanya penyebabnya, wanita ini mengaku tidak tahu penyebabnya. “Semua kosong, belum ada kiriman,” ujarnya.
Kapolsek Randublatung, AKP Supriyo, mengaku, akan segera melakukan monitoring ke sejumlah pangkalan dan agen. “Kita akan kroscek,” ujarnya.
Dirinya akan mempelajari terjadinya kelangkaan elpiji melon yang telah membuat masyarakat mengeluh.
“Belum bisa simpulkan, benarkah terjadi kelangkaan atau tidak,” tandasnya.
Pihaknya menegaskan, kepada siapapun agar tidak ada yang coba-coba bermain dengan menimbun gas. “Jika ketahuan, akan kita pidanakan,” tegasnya.
Diimbau agar masyarakat tidak perlu resah, karena jika benar terjadi kelangkaan, pemerintah pasti akan mengambil langkah.
“Warga tidak perlu resah,” pungkasnya.
Terpisah, Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Wilayah Pati, Suma Novendi, menyatakan, jika terjadi keterlambatan pengisian gas di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE). Sehingga stok gas di SPBE menipis, bahkan kosong.
“Sementara kondisi SPBE Blora dan Cepu saat ini kosong,” katanya.Â
“Krane LPG Storage Opsico, Tanjung Mas Semarang (red-Terminal LPG) tersendat kirimannya, sehingga berimbas keterlambatan penyaluran LPG oleh agen ke Randublatung,†tambahnya.(ams)