SuaraBanyuurip.com -Â Ahmad Sampurno
Blora – Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV telah melakukan alih supplay Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) ke Opsico Tanjung Mas Semarang, untuk menangani menipisnya stok gas elpiji 3 Kilogram (Kg) di wilayah Cepu dan Blora, Jawa Tengah.Â
“Intinya kendala yang terjadi bisa kami tangani dengan alih suplay dari SPPBE OPSICO Semarang,†jelas Manager Communication dan CSR Pertamina MOR 4, Andar Titi Lestari, kepada suarabanyuurip.com, Kamis (21/6/2018).
Menurutnya, masyarakat tidak perlu kuatir karena Pertamina telah memiliki perencanaan supply dari regular, alternatif bahkan dalam kondisi emergency.Â
Untuk wilayah eks-karesidenan Pati, lanjut dia, Pertamina telah melakukan penambahan-penambahan stock elpiji. Baik yang disubsidi maupun yang nonsubsidi. Khusus wilayah Kabupaten Blora, volume normal sebanyak 17.311 tabung per hari.Â
“Sejak mendekati lebaran, kami tambah, bahkan hingga 131%, yaitu sebanyak 22.000-an  tabung per hari,†ungkap wanita berparas cantik ini.
Pihaknya juga telah melakukan antisipasi peningkatan konsumsi elpiji 3 Kg pada saat “budaya bodo kupat†(red-Lebaran ketupat) dengan menyiapkan sekitar 22.960 tabung, atau 132,6% dari alokasi normal untuk wilayah.
Saat ini Pertamina MOR IV memiliki 141 pangakalan siaga di wilayah Blora yang siap melayani masyarakat.
“Pangkalan ini siap melayani hingga hari Sabtu dan Minggu,†pungkas wanita berhijab berparas cantik itu.
Sebelumnya, Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Wilayah Pati, Suma Novendi, menyatakan jika terjadi keterlambatan pengisian gas di SPPBE, sehingga stok gas menipis hingga kosong  yang berimbas langkanya elpiji melon di masyarakat.
Pengawas SPPBE Cepu, Anang membenarkan jika produksi elpiji 3 kg sempat tehambat lantaran keterlambatan pengiriman bulk.Â
“Sebenarnya tidak kosong, hanya saja stok kami kritis. Mengingat untuk tangki penampung tidak boleh kosong,†sambungnya dikonfirmasi terpisah.
Namun produksi kembali normal setelah pasokan bulk datang. “Hari ini tadi sempat off produksi selama 3-4 jam. Setelah Bulk datang, kami lakukan produksi sampai nanti malam,†ujarnya, Kamis (21/6/2018) sore. (ams)