Hanya Cabup Soehadi Moeljono Hadiri Undangan KPU Bojonegoro

Cabup Soehadi Moeljono

SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho

Bojonegoro – Doa bersama dan deklarasi damai Pilkada menjelang pencoblosan yang digelar Komoisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (25/6/2018) malam, di aula setempat, tidak dihadiri semua pasangan calon bupati (Cabup) dan wakil bupati (Cawabup).

Dari empat pasangan calon (Paslon), hanya Cabup nomor urut 1, Soehadi Moeljono yang hadir. Sedangkan Cabup lainnya, nomor urut 2 Mahfudhoh, nomor urut 3 Anna Muawanah, dan nomor urut 4 Basuki tidak memenuhi undangan. Begitu juga semua cawabup juga tidak ada yang datang.

Ketua KPUK Bojonegoro, Abdim Munib mengaku telah mengundang keempat paslon dalam doa bersama dan deklarasi Pilkada damai secara resmi. 

“Sudah kita undang semua,” ucapnya usai doa bersama dan deklarasi damai.

Menurutnya, tidak hadirnya paslon dalam acara merupakan hak masing-masing paslon.

“Itu hak mereka. Mungkin mereka ada kegiatan yang waktunya bersamaan,” ujarnya.

Acara yang dijadwalkan pukul 19.00 wib, molor hingga pukul 20.00 wib, baru dimulai. Terlihat Cabup Soehadi Moeljono memilih duduk diantara warga sekitar Kantor KPUK yang diundang dalam acara tersebut ketika panitia memintanya duduk di depan bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda). 

Baca Juga :   Soal Dukungan Ganda Bacagub Bisa Diuji Forensik

Mantan Sekda Bojonegoro yang sudah 32 tahun mengabdikan diri menjadi PNS di Pemkab itu juga memilih menyantap tumpeng bersama warga.

“Saya datang karena menghormati dan menghargai yang mengundang,” ucap Cabup Soehadi Moeljono. (suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *