Kemenhub Segera Pagari Asset Bandara Ngloram

Lapter Ngloram

SuaraBanyuurip.com – Ahmad Sampurno

Blora – Rencana reaktivasi Bandara Ngloram di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, saat ini baru memasuki tahap rencana pemagaran asset. Belum diketahui kapan pelaksanaan pemagaran oleh pihak Kementerian Perhubungan (Kemenhub). 

Bandara tersebut sempat menjadi primadona bagi kalangan pelaku pertambangan minyak dan gas (migas) yang hendak menimba ilmu di Akamigas STEM Cepu, maupun mengembangkan usaha pertambangan migas di wilayah Blora dan sekitarnya pada era 1980an. Namun bandara tersebut tidak berfungsi lagi selepas 1984.

“Hari ini kami hanya melakukan koordinasi dengan pihak pihak kecamatan dan desa. Untuk persiapan pelaksanaaan sosialisasi,” kata Pejabat pembuat komitmen Kementerian Perhubungan, Candra Jaya, usai bertemu Camat Cepu, Joko Sulistiyono di Kantor Kecamatan Cepu, Selasa (26/6/2018). 

Dijelaskan, pemagaran yang akan dilakukan hanya sebatas asset yang telah dilimpahkan oleh Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (KESDM) kepada Kemenhub. Asset berupa Bandara Ngloram serta lahan sekitar asset tersebut memiliki luas 20 hektare (ha). 

“Iya pemagaran dilakukan hanya sebatas asset yang ada,” ucapnya. 

Baca Juga :   Sinergi PEPC - Polsek Gayam Kawal Mobilisasi Peralatan Proyek Gas JTB

Saat disinggung terkait waktu pelaksanaan pemagaran, dirinya mengaku belum bisa menjelaskan. Perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat. 

Begitu juga kapan sosialisasi akan dilaksanakan, pihaknya belum bisa menjelaskana. 

“Kita perlu koordinasi juga dengan pemerintah daerah. Karena kewenangan pelaksanaan sosialisasi ada pada pemda,” ungkapnya. 

Pelaksanaan pemagaraan nanti bakal dilakukan secara padat karya dengan melibatkan warga lokal.

Pihaknya berharap, semua tahapan nantinya bisa dilalui dengan baik lancar. 

“Jika nanti pembangunan bandara ini sukses, maka akan berimbas pada Cepu juga. Mungkin pariwisatanya yang akan semakin maju,” paparnya. 

Dirinya juga mengaharapkan dukungan masyarakat supaya pelaksanaan pembangunan bandara bisa berjalan lancar.

Joko Sulistiyono, Camat Cepu, menambahkan, pemagaran tersebut tidak akan mengganggu aktivitas warga sekitar bandara. Sebab pihak kementerian bakal memberikan akses jalan bagi masyarakat. 

“Iya, tadi juga dibahas untuk pemberian akses jalan bagi masyarakat,” pungkasnya. (ams)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *