SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Kreativitas petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, patut diacungi jempol.
Pasalnya, untuk memikat hati masyarakat menggunakan hak pilihnya di Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) baik Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur dan Wakilnya, Pemilihan Bupati (Pilbup) Bojonegoro, dan Wakilnya mereka berpenampilan adat Jawa, yaitu mengenakan pakaian Surjan yang merupakan pakaian adat Jogja dengan rapi. Salah satunya KPPS yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 1.
“Sengaja kami tampil beda dengan yang lain, yaitu mengenakan pakaian adat Jogja. Tujuannya agar bisa memikat hati warga untuk datang ke TPS menggunakan hak suaranya tidak golput,” kata ketua KPPS TPS 1, Muhammad Ali, kepada Suarabanyuurip.com.
Pria yang juga tokoh masyarakat Desa Dolokgede ini menjelaskan, untuk warga Dolokgede yang terdaftar di TPS 1 sebanyak 431 pemilih.
“Alhamdulillah berjalan lancar dan masih melakukan penghitungan. Jadi belum tahu secara persis jumlah perolehan para calon,” ucap Ali, warga ring satu proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB).
Kepala Desa Dolokgede, Nunuk Sri Rahayu, menyampaikan, jumlah total hak pilih Desa Dolokgede sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) adalah 1321 pemilih. Sedangkan jumlah TPS sebanya tiga TPS.
“Rinciannya untuk TPS 1 sejumlah 431 pemilih, TPS 2, 424 pemilih, dan TPS 3 sebanyak 466 pemilih,” ujarnya.Â
Terpisah, Sekdes Pelem, Yatemo, mengungkapkan, untuk hak pilih di Desa Pelem, Kecamatan Purwosari, total sesuai DPT sebanyak 2359 pemilih. Dengan terdapat 5 TPS.
“Setiap TPS rata-rata 450 hak pilih, Mas,” imbuh Sekdes ring satu proyek J-TB ini.(sam)Â