Pengajuan Proposal Lambat, Gaji ke 13 di Bojonegoro Tersendat

Ibnu Soeyoeti

SuaraBanyuurip.com -  Ririn Wedia 

Bojonegoro – Belum semua Pegawai Negeri Sipil di lingkup Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur, menerima gaji ke 13 yang seharusnya diterimakan pada awal Juli ini. Dari anggaran sebesar Rp45 miliar, baru dicairkan Rp6 miliar.

“Sisanya baru dicairkan besok,” kata Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, Ibnu Soeyoeti saat dikonfirmasi suarabanyuurip.com, Senin (2/7/2018). 

Belum dicairkan semua anggaran tersebut dikarenakan sebagian besar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru mengajukan proposal pencairan tambahan penghasilan pegawai atau TPP.

“Banyak yang belum cair, karena baru mengajukan proposal TPP,  sementara proposal untuk gaji ke 13 belum,” jelasnya.

Pihaknya mengaku, gaji ke 13 ini nantinya bisa digunakan untuk biaya pendidikan anak memasuki tahun ajaran baru seperti sekarang ini.

“Besarannya sama, yakni satu kali gaji,” tandasnya.

Seperti diketahui, sebanyak 12ribu PNS di Bojonegoro sejak Juni 2018 lalu menerima tambahan hingga tiga kali lipat dari gaji pokok. Yakni gaji ke 14, TPP, dan terakhir gaji ke 13.(rien)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *