Tuntut Pekerjaan, Warga Minta Produksi Migas Sukowati Dihentikan

demo lapangan migas sukowati

SuaraBanyuurip.com -  Ririn Wedia

Bojonegoro – Sebanyak lima orang perwakilan warga Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendatangi lokasi Pad B, Lapangan Sukowati, Blok Tuban, menuntut agar kegiatan produksi dihentikan sampai ada kejelasan perekrutan tenaga kerja.  

“Kami tahu sudah ada kegiatan rig di Pad B sejak beberapa hari, tapi kenapa tenaga kerja lokal tidak dilibatkan,” kata Kepala Dusun Ngampel, Jumadi, kepada suarabanyuurip.com di pos security Pad B Sukowati. 

Menurutnya, sejak dilakukan alih kelola dari JOB P-PEJ ke Pertamina EP Aset 4 pada Maret lalu, belum ada sosialisasi sama sekali. Hanya pemberitahuan tertulis kepada Pemerintah Desa untuk kegiatan yang dilakukan selama ini. 

“Selama ini ya hanya pemberitahuan saja melalui surat, tapi secara resmi belum,” tegasnya. 

Warga sudah mengetahui jika Pertamina EP Aset 4 menyerahkan pekerjaan rig di Pad B kepada kontraktornya yakni PT Pertamina Driling Service Indonesia (PDSI) dan PT BIAS. Tapi, keduanya tidak pernah sekalipun memberikan data kebutuhan tenaga kerjanya kepada Pemdes. 

“Jangankan kegiatan rig, pekerjaan memotong rumput saja semuanya dari luar Bojonegoro,” ungkapnya. 

Baca Juga :   Pekerja EMCL Digembleng Cara Menangani Bahaya Gas H2S di PPSDM Migas

Jumadi memperingatan PT PDSI dan PT BIAS agar terbuka kepada warga, dan menuntut ada pertemuan di balai desa hari ini juga. Jika tidak, semua kegiatan produksi akan dihentikan warga secara paksa. 

“Kalau sampai hari ini mereka tidak menemui warga, kami minta dihentikan saja produksinya,” tegasnya. 

Sementara itu, Koordinator Security Pad B, Nyoto, meminta agar warga bisa menyelesaikan masalah ini dengan baik. Agar tidak menimbulkan konflik dengan membenturkan pekerjaan security yang bertugas menjaga keamanan objek vital negara. 

“Sebisa mungkin, saya menghubungi pihak yang berkompeten baik dari PT PDSI maupun PT BIAS. Jangan sampai, kami dibenturkan dengan warga demi menjaga keamanan kegiatan produksi,” tegasnya. 

Rencananya, siang ini PT PDSI dan PT BIAS akan melakukan pertemuan dengan warga untuk membahas kebutuhan dan perekrutan tenaga kerja agar kegiatan produksi Lapangan Sukowati tetap berjalan lancar.(rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *