SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban-Â PT Semen Indonesia (Persero) Tbk bekerjsama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menggelar bimbingan praktek (bimtek) bagi 1.010 calon jamaah haji (CJH) wilayah setempat. Dari jumlah tersebut 31 CJH diantaranya adalah karyawan Semen Indonesia, bertempat di Komplek Perumahan (Perumdin) Dinas Semen Gresik di Tuban.
Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Tuban, Fathul Huda, Ka. Kemenag Tuban, H. Sahid dan Dirut Semen Gresik, Mokhamad Saifudin ini diharapkan dapat mensinergikan antara program corporate social responsibility (CSR) PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dengan program Kemenag Tuban, khususnya di bidang pemberdayaan masyarakat.
Kerjasama tersebut berlangsung seperti di tahun-tahun sebelumnya yang pada pelaksanaannya, SI juga memberikan fasilitas berupa gedung, perlengkapan serta konsumsi bagi peserta.
Kegiatan ini merupakan bimbingan manasik yang kedua kalinya yang diselenggarakan di Komplek Perumahan Semen Gresik di tahun ini. Sebelumnya Semen Indonesia juga telah mengadakan kegiatan serupa beserta 4 tahapan teori yang rangkaian kegiatannya dilaksanakan di Bulan April 2018 lalu dengan diikuti oleh 650 CJH Kabupaten Tuban.
Kepada suarabanyuurip.com, Saifudin, sangat mengapresiasi kerjasama yang dilakukan bersama dengan Kemenag Tuban ini. Diharapkan dengan mengikuti kegiatan praktek haji secara massal ini, dapat semakin memantapkan niat dan semangat para CJH Tuban dalam menjalankan ibadah di tanah suci Mekkah Al Mukaromah.
“Semoga pelaksanaan haji tahun ini berjalan lancar,” terangnya.
Dengan semakin ketatnya persaingan di industri persemenan, ia berharap masing-masing CJH dapat menyelipkan do’a saat di tanah suci agar Semen Indonesia tetap berjaya. Sehingga senantiasa dapat meningkatkan kontribusi bagi masyarakat di sekitar perusahaan serta Kabupaten Tuban pada umumnya.
Kepala Kemenag Tuban, Sahid, menambahkan, sesuai jadwal ribuan CJH kelompok terbang (kloter) 42, 43, dan 44 akan berangkat pada tanggal 31 Juli 2018. Kloter 42 dan 43 jumlahnya penuh 445 CJH, sedangkan Kloter 44 hanya 120 CJH.
“Khusus Kloter 44 berangkatnya bersama CJH dari Pacitan, Bojonegoro, dan Gresik,” pungkasnya. (aim)