SuaraBanyuurip.com -Â Ali Imron
Tuban- Setelah mengirim gas CNG di PT ARKOP Demak, Jawa Tengah, sebuah truk milik PT Jatim Petrolium Transport (JPT) Jalan Perak no. 140 Surabaya terbakar di Jalan Pantura KM 40, Desa Boncong, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Jumat (20/7) sekitar pukul 01:30 WIB dini hari. Api pertama kali diketahui muncul, pada ban roda belakang truk trailer Faw bernopol L 8083 UQ, berwarna putih.
“Dari kaca spion kiri terlihat kepulan asap putih di ban belakang,” ujar Sopir Truk, Ridwan (46), asal Desa Gempolpading, Kecamatan Pucuk Kabupaten Lamongan.
Ridwan menjelaskan, setelah melihal hal itu langsung menghentikan kendaraanya dan mengeceknya. Pada ban belakang terdapat api, dengan cepat pihaknya memindahkan kendaraan tersebut ke tempat yang sepi dan jauh dari pemukiman.
Dikarenakan api semakin besar, pihaknya langsung menghentikan kendaraan truk lainnya dari arah Timur, dan meminta tolong untuk memberitahukan peristiwa ini ke Polsek Bancar. Sesaat kemudian petugas Polsek Bancar tiba di lokasi, dan melaporkannya ke Polres Tuban untuk menghubungi petugas kebakaran/PMK.
Kapolsek Bancar, AKP Benu Hamzah, menjelaskan, satu jam pelaporan kemudian PMK datang untuk memadamkan api. Beruntung setengah jam kemudian api bisa di padamkan.
“Tafsir kerugian masih dalam perhitungan dan korban jiwa nihil,†sergah mantan Kapolsek Merakurak.
Informasi dari sopir truk, sebelumnya pada hari Rabu tanggal 18 Juli 2018, sekitar jam 12.00 WIB, pihaknya berangkat dari garasi PT. JPT. Tujuan pabrik PT. Arkop yang ada di Demak Jateng, dengan membawa 13 tabung, dengan berat 2 ton gas.
Setiba di PT. ARKOP, gas dipindahkan ke tabung milik PT. Arkop sebanyak 12 tabung. Sedangkan yang satu tabung digunakan bahan bakar kendaraan untuk kembali ke Surabaya.
Sampai dengan pukul 13:30 WIB, badan truk belum dievakuasi dari lokasi. Arus lalu lintas sedikit terhambat, karena truk tersebut separuhnya menutupi badan jalan arah Semarang-Surabaya.(Aim)