SuaraBanyuurip.com – Ali Imron
Tuban – Setelah diresmikan Bupati Tuban, Jawa Timur, Fathul Huda waktu lalu, Kampung sejuta warna di lingkungan RT 2, RW 1, Kelurahan Karangsari, Kecamatan/Kabupaten Tuban masuk tahap pengecatan genteng. Atas komunikasi yang baik, pada Kamis (2/8) Dulux menyuport dengan menghibahkan cat genteng puluhan kaleng.
“Alhamdulillah komitmen kita menjadikan Karangsari sebagai Kampung warna didukung pihak ketiga,” ujar Ketua RT 2, RW 1 Karangsari, Joko Widodo, kepada suarabanyuurip.com, usai serah terima cat di wilayahnya.
Widodo sapaan akrabnya, menjelaskan, pengecatan genteng ini merupakan tindaklanjut dari pengecatan dinding yang dilakukan warga. Dari konsep keseluruhan kampung warna, cat genteng ini baru masuk 15 persen.
Baginya suport pihak ketiga ini luar biasa, karena gagasan kampung warna tidak bisa menggantungkan uluran tangan pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat. Sekalipun masih nampak kurang seriusnya mengatasi kawasan kumuh, tapi pihaknya tetap berterimakasih atas perhatian Pemkab.
“Kami meminta pemerintah segera mengangkat sampah di Kali Mangunjoyo, karena sungai ini nantinya menjadi ikon kabupaten,” pintanya.
Selama nornalisasi Sungai Mangunjoyo belum dilakukan, sulit rasanya membuang kesan kumuh di pemukiman nelayan. Dorongan ini berdasarkan kesadaran masyarakat dan nelayan Karangsari, yang sejak tahun 2015 turun tangan membersihkan sungai.
Di tegaskan, jika masyarakat Karangsari bisa diajak kompromi, untuk mewujudkan harapan Bupati bahwa Kampungku adalah Surgaku. Tanpa adanya komunikasi yang baik, tentu semua mimpi dan gagasan sulit terwujud.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) Tuban, Darmaji, mengapresiasi Dulux karena mendukung program di Karangsari. Sebelumnya intansinya juga telah menghibahkan cat dinding.
“Setelah di Karangsari, program kampung warna akan dilanjutkan di Kelurahan Sidomulyo,” sergah mantan Kabag Kesra Tuban ini.
Untuk mewujudkan ide ini, PRKP juga meminta partisipasi dari masyarakat setempat. Dengan harapan program dapat mengentas kekumuhan, tepatnya di pusat pemerintahan Bupati Fathul Huda dan Wakilnya Noor Nahar Hussein.
Terkait bersih-bersih Kali Mangunjoyo supaya sedap dipandang, Darmaji berencana membentuk satu Unit Reaksi Cepat (URC) yang fokus ke saluran sungai. Saat ini baru ada satu URC, dan itupun fokus bersih-bersih pantai Bumi Wali (sebutan lain Tuban).
Sebenarnya PRKP sudah teken Memorandum of Understanding (MoU) dengan Baznas Tuban, untuk menggarap kampung warna ini. Dimana instansinya menangani fisiknya, sedangkan Baznas fokus ke rohani dan pemberdayaan ekonomi masyarakatnya.
“Kami minta semua stakeholder terkait untuk mendukung supaya program ini sukses,” pungkasnya.(Aim)