SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, higga kini belum mendapatkan penawaran penyertaan modal atau Participating Interest (PI) di Blok Tuban. Pasca alih kelola dari Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ) ke Pertamina EP Asset 4.
“Kami belum dapat penawaran PI dari Pertamina EP Asset 4. Meskipun mereka sudah mulai produksi sejak Maret lalu,” kata Asisten II Bagian Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Bojonegoro, Setyo Yuliono, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (2/8/2018).
Untuk itu, pihaknya bersama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) akan melakukan kunjungan ke kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Dirjen Migas di Jakarta untuk memastikan hal tersebut.
“Kalau belum dapat penawaran PI sesuai Undang-undang yang berlaku, bagaimana bisa melakukan persiapan untuk mengelolanya nanti?,” tegas pria yang akrab disapa Nanang ini.
Menteri ESDM Ignasius Jonan, menerbitkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2016 tentang Ketentuan Penawaran PI 10% pada Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi. Aturan ini ditetapkan tanggal 26 November 2016.
Penetapan dengan pertimbangan bahwa dalam rangka meningkatkan peran serta daerah nasional melalui kepemilikan PI dalam kontrak kerja sama dan untuk melaksanakan ketentuan pasal 34 PP No 35 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan PP Nomor 55 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua atas PP No 35 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.
Pasal 2 Permen ini menyatakan, sejak disetujuinya rencana pengembangan lapangan pertama kali akan diproduksi yang berada di daratan dan/atau perairan lepas pantai sampai dengan 12 mil laut pada suatu wilayah kerja, kontraktor (KKKS) wajib menawarkan PI 10% kepada BUMD.
Sementara Legal Relations Sukowati Field, Angga Arya, menyampaikan, terkait PI atau penyertaan modal di Blok Tuban merupakan wewenang Pertamina Hulu Energi atau PHE selaku pemegang WK.
“Pertamina EP Asset 4 hanya sebagai operator saja,” pungkasnya.(rien)Â