SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Dinas Sosial Bojonegoro, Jawa Timur, tahun 2018 ini akan melakukan perluasan jumlah penerima program keluarga harapan (PKH) di wilayahnya sesuai arahan Kementerian Sosial.
Perluasan itu sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, yakni dari 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menjadi 15 juta KPM se Indonesia.
“Untuk Bojonegoro, kami belum tahu berapa berapa tambahannya,” kata Kepala Dinas Sosial Bojonegoro, Helmy Elisabeth, Selasa (28/8/2018).Â
Dari data Kementerian Sosial, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) PKH diterimakan kepada 70.000 penerima mnfaat. Sedangkan untuk perluasan penerima PKH tahun ini masih menunggu verifikasi data dari pemerintah pusat.
Namun, merujuk data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, jumlah warga miskin di Bojonegoro tahun 2017 adalah sebanyak 178.250 jiwa.Â
“Dengan adanya PKH BPNT, tentu membantu mengurangi beban biaya hidup warga miskin di Bojonegoro,” lanjutnya.Â
Disinggung adanya penurunan angka kemiskinan dengan adanya bantuan tersebut, Helmi mengaku, tidak memiliki data karena Dinas Sosial tidak melakukan survei atau penelitian.Â
“Kalau secara agregat ada penurunan angka kemiskinan di tingkat Provinsi Jawa Timur, yakni 0,22 persen,” tandasnya.Â
Pihaknya mengklaim, program bantuan sosial selama ini mampu mengurangi pengeluaran warga miskin dan meningkatkan daya beli masyarakat.(rien)